Iran Desak AS Patuhi Nota Kesepahaman, Tolak Tekanan Ekonomi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, menuntut Amerika Serikat mematuhi seluruh ketentuan nota kesepahaman penyelesaian konflik. Ia menolak tekanan ekonomi Washington dan menyatakan bahwa kegagalan AS dalam mengimplementasikan kesepakatan menyebabkan ketidakpercayaan. Pakistan bertindak sebagai mediator dalam upaya diplomasi. Meskipun hubungan Iran dan AS pernah membaik setelah penandatanganan nota kesepahaman, konflik kembali memanas dan saat ini AS memperketat sanksi ekonomi sebagai instrumen tekanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.32
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Ancam Menerapkan Sanksi Global ke Iran
Liputan6.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.05
Harga Minyak Anjlok Setelah AS Menerapkan Sanksi Global ke Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 22.00
Tidak Takut, Iran akan Gunakan Segala Cara Lawan Tekanan Ekonomi AS
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 21.40
Sanksi Ekonomi AS Tidak Akan Meruntuhkan Pemerintahan Mojtaba, Ini 5 Alasannya
Berita terkait
AS Siap Jatuhkan Sanksi untuk Tiongkok jika Berbisnis dengan Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 13.50
Iran Bersumpah akan Lawan Tekanan Ekonomi AS
Media Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 21.38
AS Memulai Operasi Economic D-Day untuk Mengisolasi Iran Secara Ekonomi
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.55
5 Berita Terpopuler Internasional
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 18.34