Iran peringatkan negara Timur Tengah tak izinkan serangan AS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran dan Staf Umum Angkatan Bersenjah mengeluarkan peringatan kepada negara-negara Timur Tengah agar tidak mengizinkan Amerika Serikat menggunakan wilayah darat dan udara untuk menyerang Iran. Peringatan ini disampaikan melalui pernyataan yang dipublikasikan oleh penyiar Iran, IRIB, pada Senin (31/8). Iran menyatakan bahwa meskipun beberapa negara telah memberi pernyataan resmi tidak akan membiarkan penggunaan wilayahnya untuk serangan AS, pihak AS tetap melakukannya. Pada Minggu (30/8), media Iran melaporkan serangan AS terhadap Pulau Larak, yang diduga merupakan serangan terhadap peluncur rudal Iran. Iran kemudian membalas dengan menembakkan rudal ke kapal dan pangkalan AS di Selat Hormuz dan wilayah Timur Tengah. Angkatan Bersenjata Iran menegaskan tidak akan mentolerir agresi dan akan membalas dengan kekuatan yang lebih besar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 10.48
AS Ancam Serang Iran Lagi, Trump: Lihat Saja Apa yang Terjadi
VOI · 1 September 2026 pukul 08.00
AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
VOI · 1 September 2026 pukul 06.00
Menlu Araghchi Sebut Netanyahu Menipu AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 05.00
Presiden Pezeshkian Sebut Melanjutkan Perang dengan AS Tidak Sejalan dengan Kepentingan Iran
Berita terkait
Tak Hanya Militer, Iran Mulai Berani Ancam Ekonomi AS
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 23.08
Negosiator Utama Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Ditutup hingga AS Memenuhi Tuntutan
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 04.00
Bocorkan Isi Perundingan, Dubes AS Sebut Iran Prioritaskan Urusan Duit
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 15.08
Harga Minyak Dunia Bangkit Tipis, Perang AS-Iran Masih Bayangi Pasar
CNN Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 10.25