AS akan Merespons Serangan Iran Terhadap Pasukannya di Timur Tengah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump mengumumkan akan membalas keras serangan Iran melalui IRGC terhadap pasukan AS di Yordania dan UEA menggunakan rudal dan drone. Sistem pertahanan udara AS berhasil mencegat sebagian besar serangan, namun satu rudal diizinkan melintasi wilayah udara. Serangan Iran merupakan balasan atas serangan AS di Pulau Larak untuk menghentikan pemasangan ranjau laut di Selat Hormuz. Trump juga menyatakan keraguan terhadap diplomasi dengan Iran yang disebutnya 'sangat ingin bertemu' namun tidak yakin dapat diandalkan. Sementara itu, AS meluncurkan Operasi 'Economic Outcast' yang menargetkan sektor ekonomi utama Iran, yang Iran bilang melanggar hukum internasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 31 Agustus 2026 pukul 20.06
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' di Tengah Perang Iran dan AS
CNBC Indonesia · 30 Agustus 2026 pukul 20.30
Mojtaba Khamenei Beri Pesan ke Negara Muslim: AS-Israel Musuh Islam
Detik.com · 1 September 2026 pukul 10.17
Menlu Iran Sebut Netanyahu 'Ular' yang Perdaya AS untuk Perang
SINDOnews · 1 September 2026 pukul 08.56
Apakah AS Akan Mengebom Nuklir Iran? Ini Jawaban Trump
Berita terkait
Presiden Trump Umumkan Operasi Ekonomi Terhadap Iran
VOI · 20 Agustus 2026 pukul 07.00
Menlu Araghchi Sebut Netanyahu Menipu AS Agar Terlibat Perang dengan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 06.00
Presiden Pezeshkian Sebut Melanjutkan Perang dengan AS Tidak Sejalan dengan Kepentingan Iran
VOI · 1 September 2026 pukul 05.00
AS Peringatkan Israel Jangan Coba-Coba Serang Iran
Media Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 23.09