Iran Tegas ke AS: Tak Ada Solusi Militer untuk Perang di Timur Tengah!
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Diplomat tinggi Iran menegaskan bahwa tidak ada solusi militer untuk mengatasi konflik dengan Amerika Serikai (AS). Pernyataan ini disampaikan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di tengah upaya negosiasi untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak akhir Februari lalu. Kampanye pengeboman besar-besaran oleh AS dan Israel gagal menghentikan konflik secara tuntas, sehingga Washington kini lebih mengutamakan tekanan ekonomi. Iran menegaskan akan memberikan respons yang lebih keras jika AS kembali memilih jalur militer, dan hanya negosiasi berbasis keadilan dan kesetaraan yang dapat menyelesaikan konflik. Pada Juni, kedua belah pihak pernah menyepakati nota kesepahaman, namun serangan Iran terhadap kapal di Selat Hormuz memicu kembalinya operasi militer AS. Selat Hormuz, jalur vital bagi ekspor minyak dan gas, menjadi titik sengketa utama, dengan beberapa insiden termasuk kapal tanker yang dihantam proyektil tak dikenal dilaporkan oleh badan maritim Inggris. AS juga menerapkan blokade terhadap pelabuhan Iran dan menyerang kapal yang diduga melanggar blokade tersebut. Di samping blokade tersebut, Menteri Perminyakan Iran, Mohsen Paknejad, mengundurkan diri, digantikan oleh Hamid Bovard.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 18.30
6 Strategi Invasi Baru AS ke Iran, Siapkan Skenario Perang Darat dengan 7.000 Pasukan Elite
SINDOnews · 3 Oktober 2026 pukul 11.31
Trump Ungkap Perang Iran Bisa Berakhir Segera, Mungkin Tepat setelah Pemilu
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 03.30
Iran Sebut Intervensi Militer AS di Negara-negara Arab Sangat Merugikan
SINDOnews · 5 Oktober 2026 pukul 01.10
3 Kapal Induk Siap Serbu Iran, Pakar Militer Sebut Teharan Tetap Percaya Diri dengan Strategi Landak
Berita terkait
Trump Ingin Nego Lagi tapi Iran Tak Sudi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 20.33
Donald Trump Tolak Mentah-mentah Proposal Iran! Selat Hormuz Makin Memanas, Teheran Masih Gigit Jari?
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 07.24
Iran Siap Buka Lagi Selat Hormuz dalam 7 Hari Jika AS Kurangi Tekanan Militer dan Cabut Blokade
SINDOnews · 22 September 2026 pukul 18.28
Iran Ancam AS dengan 'Perang Ekonomi' dan Rudal Canggih
Detik.com · 8 September 2026 pukul 18.29