Jakarta · Kamis, 10 September 2026Cari
WargaKonoha

Iran Uji Coba Rudal Elektro-Optik Perdana Targetkan Kapal Perang AS

Iran berhasil menguji coba rudal elektro-optik barunya untuk pertama kalinya dalam serangan terhadap kapal perang AS di Selat Hormuz pada 9 September. Serangan ini dilakukan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai respons atas kehadiran militer AS di wilayah tersebut. IRGC juga meluncurkan serangan terhadap pasukan AS di Yordania dan mengincar 10 kapal perang AS di sekitar Selat Hormuz. Teknologi rudal elektro-optik yang digunakan diduga memanfaatkan kamera dan sensor cahaya untuk melacak target dengan presisi tinggi. Namun, menurut konfirmasi US Central Command, seluruh serangan tersebut gagal karena berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara AS. Sebelumnya, Iran telah memperkenalkan rudal balistik Qassem Bassir yang dilengkapi sensor canggih dan tidak bergantung pada GPS, sehingga lebih sulit dilumpuhkan oleh sistem pengacau sinyal. Serangan ini merupakan respons atas penghancuran lima tanker minyak oleh AS di dekat Pulau Kharg. IRGC juga memberikan peringatan akan serangan lanjutan terhadap tanker dan pangkalan militer di Bahrain serta Kuwait. Ketegangan di Selat Hormuz terus dipantau internasional karena potensi gangguan pasokan energi global. Energy Information Administration (EIA) juga menaikkan proyeksi harga diesel AS sebesar 33 sen untuk 2027 akibat konflik ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait