Jawab Kritik Rangkap Jabatan Bahlil, ARF: Justru Perjelas Rantai Koordinasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Abdul Rahman Farisi (ARF) menjelaskan penunjukan Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM merupakan pertimbangan Presiden Prabowo untuk memperkuat koordinasi dan mempercepat eksekusi kemandirian serta kedaulatan energi. ARF menilai meskipun kebijakan ESDM banyak dijalankan oleh Kementerian tersebut, agenda hilirisasi memiliki irisan luas dengan tugas kementerian lain. Penunjukan Bahlil justru dapat memperjelas rantai koordinasi lintas sektor. Pemerintah menyiapkan 18 proyek prioritas hilirisasi dengan investasi US$38,63 miliar (Rp618,13 triliun) yang mencakup mineral, batu bara, transisi energi, pertanian, dan kelautan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 15.40
INDEF Sambut Kemenko Baru di Bawah Bahlil, Percepat Transisi Energi
Liputan6.com · 1 Oktober 2026 pukul 22.10
Alasan Prabowo Bentuk Jabatan Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.52
Rangkap Jabatan Bahlil Disorot, Dinilai Bisa Hambat Eksekusi Hilirisasi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 18.49
Bahlil soal Rangkap Jabatan: Transisi Energi dan Hilirisasi Tak Bisa Parsial
Berita terkait
Bahlil Bongkar Alasan Prabowo Bentuk Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Ada Geopolitik Dunia
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 18.29
Ini Alasan Prabowo Jadikan Bahlil Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
CNBC Indonesia · 1 Oktober 2026 pukul 18.15
Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 18.13
Rangkap Dua Jabatan, Harta Bahlil Tembus Ratusan Miliar dan Ini Isi Garasinya
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 17.06