Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Jelang Muktamar, Ketua PWNU DKI Soroti Potensi Money Politics & Sedekah Politik

Ketua PWNU DKI Jakarta, Samsul Ma'arif, menyoroti potensi politik transaksional dalam pemilihan pimpinan NU. Ia menyatakan pemberian uang dalam kegiatan NU sulit dibedakan antara money politics dan sedekah politik. Samsul mengidentifikasi tiga kelompok yang berpotensi memengaruhi dinamika pemilihan: politisi, birokrat, dan pengusaha. Politisi mendekati NU untuk kepentingan elektoral, sementara birokrat dan pengusaha dapat memanfaatkan akses untuk keuntungan. Ia juga menyampaikan keberadaan perang opini antar-timses calon pimpinan. Direktur PPI, Adi Prayitno, menilai isu ini sensitif karena NU adalah organisasi sosial-keagamaan, bukan partai politik, dan berdoa agar praktik transaksi tidak terbukti.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait