Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Memperkuat AHWA, Menata Kepemimpinan NU

Muktamar ke-35 NU membahas perubahan desain kepemimpinan untuk memperkuat AHWA dan mencegah dua pusat legitimasi. Sistem Ahlul Halli wal 'Aqdi (AHWA) pemilihan Rais Aam melibatkan 9 ulama yang dipilih berdasarkan kriteria ketat. Saat ini, Rais Aam dan Ketua Umum dipilih secara independen, berpotensi menimbulkan konflik. Untuk muktamar ke-35, disusun opsi: muktamirin pilih 5 calon Ketua Umum, diteruskan ke AHWA untuk dipilih dengan persetujuan Rais Aam. Alternatif lain: muktamirin pilih beberapa nama, Rais Aam pilih satu dengan persetujuan AHWA. Tujuannya, menyatukan legitimasi dan memperkuat struktur kepemimpinan ulama.

Peristiwa ini diliput 4 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait