Cegah Keracunan, Bos BGN Pilih Buka Dapur MBG Bertahap
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Gizi Nasional (BGN) memutuskan untuk membuka dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) secara bertahap guna memprioritaskan kualitas dan keamanan pangan dibandingkan kuantitas. Langkah ini diambil untuk membenahi tata kelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), termasuk memberikan sanksi atau menutup dapur yang tidak memenuhi ketentuan guna mencegah risiko keracunan makanan.
Proses pembenahan tata kelola diperkirakan memakan waktu satu hingga dua bulan. Prioritas pembukaan dapur akan difokuskan pada wilayah 3T seperti Papua, Maluku, dan NTT, sebelum diperluas ke wilayah lain. BGN juga berkolaborasi dengan BPOM untuk memperkuat pengawasan keamanan pangan dengan mengalokasikan sebagian anggaran lembaga untuk fungsi pencegahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 01.30
Sudaryono Sebut Gangguan Kesehatan MBG Banyak Dipicu Makanan Rusak
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.36
BGN: Kepala SPPG Wajib Pantau Dapur MBG saat Jam Masak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 21.19
Bukan Sekadar Masak, Sudaryono Bongkar Masalah di Balik Dapur MBG yang Layani Ribuan Orang
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 07.37
Mau Tolak MBG? Bos BGN: Sekolah Negeri Harus Satu Suara
Berita terkait
Sekolah Bisa Tolak MBG Jika Makanan Bau Tak Sedap
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.22
1.999 Dapur SPPG Ditutup Sementara, Sikap Tegas Kepala BGN Diapresiasi
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.49
Keracunan MBG Berulang, Pakar Hukum: Tak Cukup Cuma Minta Maaf, Harus Ada Sanksi Pidana
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 04.11
Sudaryono Kerja Keras Benahi MBG, 1.300 Dapur Disegel Kurang dari Sebulan Menjabat
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 09.18