Kartu Kredit Indonesia Perluas Akses Pembayaran Digital lewat QRIS
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Indonesia bersama delapan bank utama (BCA, Mandiri, BNI, BRI, CIMB Niaga, Permata, Bank Mega, BSI) meluncurkan Kartu Kredit Indonesia (KKI) untuk ritel pada 17 Agustus 2026. KKI menyediakan penundaan pembayaran dan diproses domestik, memperluas akses QRIS. Penunjukan Gubernur Sementara BI, Destry Damayanti, menegaskan kebijakan ini mendukung pertumbuhan ekonomi dan daya saing nasional. KKI diharapkan membuka peluang bagi penyelenggara jasa pembayaran. Terpisang, BIperluas Merchant Discount Rate (MDR) QRIS 0 persen: UMI transaksi hingga Rp500.000, usaha kecil-menengah-besar hingga Rp100.000 (sebelumnya 0,7 persen). Data QRIS Juni 2026: 65,77 juta pengguna (6,23 juta baru), 44,86 juta merchant (96,68 persen UMKM). Transaksi QRIS semester I 2026 mencatat 12,55 miliar transaksi bernilai Rp1,12 kuadriliun, tumbuh 93,92 persen YoY.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.14
BI Sebut Kartu Kredit Indonesia Bisa Jadi Sumber Dana QRIS
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.18
Indonesia Punya Kartu Kredit Sendiri, Apa Bedanya dengan Visa dan Mastercard?
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Beda KKI dan Kartu Kredit Visa-MasterCard Cs, Ini Penjelasan BI
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 10.56
Kartu Kredit Indonesia, dari Milik Pemerintah ke Dompet Masyarakat
Berita terkait
BI dan BCTL Teken MoU, QRIS Siap Diperluas hingga ke Timor Leste
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.11
QRIS Dipakai 67 Juta Orang Indonesia, BI: Pedagang Tak Boleh Tolak Uang Tunai
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 15.52
Warga Negara Asing Makin Doyan Pakai QRIS, Transaksi Tembus Rp5,9 T
CNBC Indonesia · 5 September 2026 pukul 15.58
Video: Efek Kartu Kredit Indonesia Meluncur dan Biaya Transaksi QRIS 0%
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 19.00