Kasus Korupsi Etik Suryani, KPK Datangi DPKP dan BKPSDM Sukoharjo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mendatangi Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) serta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Sukoharjo untuk memperkuat bukti kasus korupsi Bupati nonaktif Etik Suryani. Penyidik melakukan klarifikasi mengenai struktur kepemimpinan dinas sejak 2020 hingga September 2024. Kasus ini bermula dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Juli 2026, dimana Etik Suryani diduga menerima setoran upah pungut dari OPD sebesar Rp2,93 triliun periode 2021-2026 melalui Kepala BPKAD Richard Tri Handoko (Rp1,2 triliun) dan Kabag Umum Setda Tri Mulyo (Rp840 juta). KPK menggeledah safe house Etik di Laweyan Solo serta sembilan lokasi di Sukoharjo, menyita uang tunai dan logam mulia senilai Rp21,2 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.44
KPK Panggil Kadisdikpora Pemalang Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Anom
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 14.25
KPK panggil mantan Kepala Disdikpora Pemalang dan lima saksi lain
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.17
KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker Hari Ini
Detik.com · 10 September 2026 pukul 21.50
KPK Bongkar Peran Oknum DPRD Pemalang Terkait Kasus Pemerasan Bupati Anom
Berita terkait
KPK Panggil Eks Wabup Sukoharjo Terkait Kasus Pemerasan Bupati Etik Suryani
Detik.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.09
KPK Panggil 3 Pejabat Dinas PUPR Sukoharjo soal Kasus Pemerasan Bupati Etik
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.02
KPK Dalami Dugaan Tarif Promosi Jabatan di Pemkab Pemalang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.47
KPK Panggil Enam Kepala Sekolah, Dalami Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif
VOI · 10 September 2026 pukul 14.30