Keamanan MBG Jadi Prioritas, Tiga SPPG di Kota Bandung Masuk Pengawasan Khusus
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kota Bandung memperketat pengawasan terhadap tiga SPPG yang berada di bawah pengawasan khusus, yaitu satu di Kecamatan Mandalajati dan dua di Kecamatan Lengkong. Tindakan ini diambil sebagai langkah pencegahan setelah maraknya kasus gangguan kesehatan atau keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai daerah. Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menyatakan bahwa pengawasan fokus pada perbaikan pengelolaan sampah dan food safety. Setiap SPPG diberikan waktu dua minggu untuk melakukan perbaikan, dengan evaluasi lanjutan pada 27 September 2026. Selama masa evaluasi, SPPG masih diizinkan beroperasi dengan pengawasan ketat. Pengawasan dilakukan secara lintas perangkat daerah meliputi Dinkes, DKPP, DLH, Disdik, serta kecommatan dan lurah. Saat ini, jumlah SPPG di Kota Bandung mendekati 300 unit, semua harus memiliki sertifikasi sebelum beroperasi. Pemkot Bandung mendukung 100 persen program MBG sebagai program strategis nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 17.11
Tiga SPPG di Bandung Masuk Pengawasan Khusus, Pemkot Beri Waktu 2 Pekan
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 18.30
Cegah Keracunan, 3 SPPG di Bandung Masuk Pengawasan Khusus
SINDOnews · 13 September 2026 pukul 23.23
Kasus Keracunan MBG Jangan Dilihat dari Kecilnya Persentase
ANTARA News · 12 September 2026 pukul 15.59
62 SPPG di Tangerang ditutup karena tak kantongi SLHS
Berita terkait
Cegah Keracunan MBG Terulang, Pemkab Sidoarjo Bentuk Satgas Pengawasan SPPG
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 13.08
Keracunan Massal MBG dari SPPG Pakisrejo, Hasil Lab Temukan Kontaminasi Bakteri
JPNN.com · 8 September 2026 pukul 06.31
Kalau MBG Diganti ke Dapur Sekolah, Bagaimana Nasib SPPG yang Sudah Terlanjur Keluar Duit Banyak?
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 20.50
Menata SPPG dengan Tegas demi MBG yang Berstandar
CNN Indonesia · 4 September 2026 pukul 12.50