Jakarta · Kamis, 20 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran Hutan dan Lahan Berulang, Bahaya Jangka Panjang Mengintai

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berulang di Indonesia mengancam ekosistem jangka panjang. Pakar UMM Tatag Muttaqin menyatakan kebakaran menghilangkan kesempatan pemulihan alami, mengurangi spesies sensitif, dan memperkuat dominasi jenis toleran. Kebakaran di lahan gambut merusak lapisan gambut serta fungsi hidrologi, menciptakan lingkaran kebakaran yang semakin mudah terulang. Dampaknya meliputi penurunan keanekaragaman hayati, migrasi satwa, dan emisi karbon besar ke atmosfer, yang berkaitan dengan perubahan iklim global. Data Liputel6.com menunjukkan lonjakan titik panas di Kalimantan Barat (4.874 titik, naik 1.897% dari Juni), Papua Selatan (4.220 titik, naik 457%), dan Kalimantan Tengah (2.821 titik di Juli). Putra Saptian Pantau Gambut menuntut evaluasi izin konversi lahan gambut korporasi serta penegakan hukum yang konsisten. Penanganan harus bergeser ke pencegahan, sistem peringatan dini, pengelolaan lanskap, dan keterlibatan masyarakat dengan insentif serta alternatif pengelolaan tanpa pembakaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait