Kejar Nilai Tambah Ekonomi, Pemerintah Haramkan Ekspor Mentah Bauksit-Tembaga
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menegaskan akan mempertahankan larangan ekspor bijih bauksit dan konsentrat tembaga demi memperkuat industri hilirisasi dalam negeri. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan kebijakan ini sudah final untuk kedua komoditas strategis tersebut, disampaikan usai peluncuran bukunya di Jakarta, Jumat. Larangan ekspor bertujuan menumbuhkan industri pengolahan bauksit dan tembaga domestik guna menciptakan nilai tambah ekonomi, lapangan pekerjaan, serta kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Bahlil menegaskan tidak ada alternatif lain selain membangun industri di dalam negeri, serta mendorong program hilirisasi agar Indonesia menjadi "tuan di negeri sendiri" demi terwujudnya kedaulatan pengelolaan sumber daya alam.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 20.45
Larangan Ekspor Tembaga & Bauksit Mentah Tetap Berlaku!
CNBC Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 20.40
Guncangan Baru Dunia, Negara Ini Larang Ekspor Tembaga-Kobalt
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 19.30
Luhut Cerita Dulu RI Ditertawakan soal Nikel, Kini Dunia Datang Investasi
CNN Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 18.16
Luhut Kenang Perjuangan Hilirisasi Nikel dengan Bahlil: Kami Dicibir
Berita terkait
Dua Smelter Freeport di Gresik Siap Beroperasi
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 22.30
Bantah Isu Monopoli, Rosan Tegaskan DSI Bukan Eksportir Tunggal
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.50
Desain Pengembangan LTJ, Bahlil: Ke Depannya Diolah di Dalam Negeri
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 18.45
Genjot Hilirasasi, Negara Ini Setop Ekspor Konsentrat Tembaga dan Kobalt
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.15