Sudaryono Sebut Gangguan Kesehatan MBG Banyak Dipicu Makanan Rusak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9340045/original/021523400_1788450922-IMG_8693.jpg)
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan bahwa gangguan kesehatan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) banyak dipicu oleh makanan rusak, terutama pada lauk protein hewani (ayam, telur, ikan, daging) dan sayuran. Hal ini menekankan pentingnya kualitas bahan baku sejak awal karena proses memasak yang benar tidak dapat memperbaiki bahan yang sudah busuk.
Sebagai langkah pencegahan, BGN menerapkan sistem absensi penerimaan barang di dapur untuk memastikan kualitas barang sesuai pesanan. Selain itu, BGN sedang membangun mekanisme marketplace pengadaan bahan baku protein hewani guna menjaga standar kualitas, memastikan harga tepat, dan mencegah praktik mark-up.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 22.36
BGN: Kepala SPPG Wajib Pantau Dapur MBG saat Jam Masak
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 21.19
Bukan Sekadar Masak, Sudaryono Bongkar Masalah di Balik Dapur MBG yang Layani Ribuan Orang
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 09.22
Sekolah Bisa Tolak MBG Jika Makanan Bau Tak Sedap
kumparan · 17 September 2026 pukul 22.39
BGN Siapkan Sistem Belanja Beras-Ayam Buat MBG agar Tak Ada Lagi ‘Hanky-Panky’
Berita terkait
Cegah Keracunan, 3 SPPG di Bandung Masuk Pengawasan Khusus
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 18.30
Siswi Diduga Hilang Ingatan Usai Keracunan MBG, BGN Diminta Beri Kompensasi Penuh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 08.37
Keracunan MBG Berulang, Pakar Hukum: Tak Cukup Cuma Minta Maaf, Harus Ada Sanksi Pidana
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 04.11
PDIP Minta BGN Buat Mekanisme Kompensasi untuk Korban Keracunan MBG
Detik.com · 10 September 2026 pukul 06.13