Kerusuhan Antarkelompok Agama Pecah, 3 Orang Tewas-Presiden Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kerusuhan antarkelompok agama pecah di Nepal selatan, menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai banyak lainnya. Bentrokan antara kelompok Muslim dan Hindu ini memicu pemberlakuan jam malam di sejumlah distrik serta penugasan ratusan personel keamanan, termasuk militer, untuk mengendalikan situasi.
Presiden Nepal Ramchandra Paudel dan Perdana Menteri Balendra Shah menyerukan ketenangan dan persatuan. Shah menjanjikan penyelidikan adil dan transparan. Kekerasan dimulai dari Distrik Sunsari pada Minggu malam setelah perselisihan saat perayaan agama, berkembang menjadi serangan balasan yang membakar kantor pemerintah dan fasilitas publik.
Nepal, yang berstatus negara sekuler sejak 2008, selama ini menghindari konflik agama besar. Namun, kerusuhan ini menimbulkan kekhawatiran akan stabilitas politik dan sosial yang masih rapuh, terutama setelah gelombang demonstrasi tahun lalu yang menewaskan puluhan orang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 14.58
MBS Telepon Trump Sebelum AS Batal Serang Iran
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 08.52
Eks PM Israel: Qatar Adalah Musuh yang Lebih Berbahaya daripada Iran
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 22.20
Ini yang Terjadi 1 Jam setelah Pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 20.43
Menag Ungkap Alasan Prabowo Tak Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
Berita terkait
Sahroni Minta Abah Setu Ditersangkakan Meski Minta Maaf Usai Hina Nabi
Detik.com · 11 September 2026 pukul 08.45
Konflik Antaragama Pecah, Makan Korban Jiwa-Presiden Buka Suara
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 10.15
Kejutan Besar Peta Politik! Pergantian Mendadak Kapolri Disebut Jadi Pukulan Telak Bagi Jokowi!
Warta Ekonomi · 1 Oktober 2026 pukul 20.32
Keamanan dan Privasi Perempuan-Anak di Nepal Sangat Rentan Usai Banjir
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 17.53