Kisah Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro Dari Selat Hormuz ke Tanah Air
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kru kapal VLCC Pertamina Pride yang dipimpin Rizqi Rafif bersama 22 anggota kru berhasil melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli dan tiba selamat di perairan Cilacap pada 24 Juli. Kedatangan mereka disambut hangat oleh manajemen Pertamina melalui konferensi video. Selain itu, kru kapal Gamsunoro yang lebih dulu menyeberangi Selat Hormuz pada 25 Juni kini telah kembali bertugas melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura.
Perjalanan tersebut tidak mudah karena Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran paling strategis dan berisiko di dunia. Konflik geopolitik di kawasan Teluk membuat seluruh kru harus menghadapi ketegangan berjam-jam selama navigasi. Daryl Josua Makaminang, Third Officer kapal Gamsunoro, mengakui situasi perang sempat menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh awak kapal. Meskipun ombak besar dan cuaca ekstrem sudah menjadi tantangan biasa bagi pelaut, kali ini risiko konflik bersenjata menambah tingkat kehati-hatian dalam setiap keputusan navigasi.
Kedua kapal milik Pertamina ini akhirnya berhasil melewati jalur berbahaya tersebut dan kembali menjalankan operasionalnya masing-masing.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.57
Harga Minyak Hari Ini Melambung, Investor Menanti Kesepakatan Pembukaan Selat Hormuz
CNBC Indonesia · 7 Agustus 2026 pukul 09.30
Minyak Mulai Memanas, Brent Tembus US$83
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 08.15
Rencana Iran Perketat Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Mendidih
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 18.47
Iran-Oman Sepakati Rute Selat Hormuz, Apa Dampaknya?
Berita terkait
Harga Minyak Dunia Diprediksi Tembus US$90 per Barel Pekan Depan
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 16.30
Trump Sesumbar soal Hormuz, Parlemen Iran Ejek 'Sembunyi di Truk Makanan'
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.26
Iran & Oman Capai Kesepakatan Soal Peta Rute Pelayaran di Selat Hormuz
JPNN.com · 16 Agustus 2026 pukul 10.20
Iran dan Oman Sepakati Peta Rute Pelayaran di Selat Hormuz
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 10.00