Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kisah Kru Kapal Pertamina Pride dan Gamsunoro Dari Selat Hormuz ke Tanah Air

Kru kapal VLCC Pertamina Pride yang dipimpin Rizqi Rafif bersama 22 anggota kru berhasil melintasi Selat Hormuz pada 8 Juli dan tiba selamat di perairan Cilacap pada 24 Juli. Kedatangan mereka disambut hangat oleh manajemen Pertamina melalui konferensi video. Selain itu, kru kapal Gamsunoro yang lebih dulu menyeberangi Selat Hormuz pada 25 Juni kini telah kembali bertugas melayani pelanggan pihak ketiga di perairan Singapura.

Perjalanan tersebut tidak mudah karena Selat Hormuz merupakan jalur pelayaran paling strategis dan berisiko di dunia. Konflik geopolitik di kawasan Teluk membuat seluruh kru harus menghadapi ketegangan berjam-jam selama navigasi. Daryl Josua Makaminang, Third Officer kapal Gamsunoro, mengakui situasi perang sempat menimbulkan kekhawatiran bagi seluruh awak kapal. Meskipun ombak besar dan cuaca ekstrem sudah menjadi tantangan biasa bagi pelaut, kali ini risiko konflik bersenjata menambah tingkat kehati-hatian dalam setiap keputusan navigasi.

Kedua kapal milik Pertamina ini akhirnya berhasil melewati jalur berbahaya tersebut dan kembali menjalankan operasionalnya masing-masing.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait