Koalisi Buruh Bakal Umumkan Parpol Tak Serius Bahas UU Ketenagakerjaan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Koalisi buruh Indonesia, yang dipimpin oleh Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea dan Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, bertemu dengan pimpinan DPR untuk membahas RUU Ketenagakerjaan. Dalam pertemuan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Kamis 13 Agustus 2026, kedua pemimpin buruh menyatakan bahwa mereka akan mengumumkan ke publik partai politik yang serius atau tidak serius membahas RUU tersebut. Andi Gani menyampaikan bahwa sejumlah partai politik telah menunjukkan komitmen dengan menyiapkan draf RUU, namun ada pula partai yang tidak menyiapkan draf sama pun hingga saat ini. Koalisi buruh bertekat agar masyarakat mengetahui keberpihakan masing-masing partai agar tidak ada kekeliruan informasi. Elly Rosita menyampaikan apresiasi kepada partai yang telah menerima pertemuan buruh, namun menyoroti bahwa masih ada partai yang belum siap untuk berdiskusi. Ia berharap agar semua partai politik dapat mendengarkan suara buruh, terutama karena RUU Ketenagakerjaan merupakan warisan dari pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 23.35
DPR Kaji Usulan Presiden Prabowo Soal Pembentukan Pengadilan Ad Hoc BUMN
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 21.22
Dasco soal Presiden Mau Bentuk Peradilan Ad Hoc Khusus BUMN: DPR Akan Kaji
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 17.53
Prabowo Mau Izinkan Kewarganegaraan Ganda Terbatas, Ini Respons Dasco
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 16.04
Terima Nota Keuangan dari Prabowo, Puan Ingatkan Keberhasilan APBN Dilihat dari Pemenuhan Harapan dan Kebutuhan Rakyat
Berita terkait
Respons Waka DPR soal Buruh Mau Umumkan Parpol Tak Serius Bahas UU Ketenagakerjaan
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 18.18
Massa Aksi Buruh Bubarkan Diri dari DPR, Lalin Kembali Normal
kumparan · 29 September 2026 pukul 17.39
DPR Terima Surpres, Calon Dubes Usulan Prabowo Masuk Tahap Uji Kelayakan
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 13.52
20% APBN Disebut Cukup, Ide Prabowo Gratiskan Pendidikan hingga Kuliah Bisa Terwujud
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.10