Korlantas Perkuat Penindakan ODOL dengan Almatsus Bergerak Terintegrasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kakorlantas Polri Irjen Wibowo memeriksa kesiapan alat material khusus (almatsus) berupa kendaraan bergerak untuk mendukung penindakan kendaraan Over Dimension dan Over Loading (ODOL) di Lapangan NTMC Polri, Kamis (1/10). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan dan perangkat pendukung siap digunakan dalam penegakan hukum lalu lintas secara bergerak. Dalam pemeriksaan tersebut, Wibowo didampingi oleh Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasetya dan Penata Kebijatan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Aries Syahbudin. Kendaraan ini merupakan bagian dari almatsus Korlantas Polri yang disiapkan khusus untuk mendukung penegakan hukum terhadap pelanggaran ODOL. Menurut Wibowo, penanganan ODOL tidak hanya berkaitan dengan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan, kecelakaan, dan dampak negatif pada ketahanan infrastruktur jalan. Untuk mendukung pemeriksaan, kendaraan dilengkapi dengan kamera ANPR untuk membaca registrasi kendaraan, kamera axle untuk membaca jumlah sumbu dan dimensi, kamera surveillance untuk merekam proses pemeriksaan, serta teknologi Weight in Motion (WIM) untuk menimbang muatan dan dimensi kendaraan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 15.13
Korlantas Polri Perkuat Penindakan ODOL dengan Almatsus Bergerak Terintegrasi
kumparan · 1 Oktober 2026 pukul 14.13
Korlantas Polri Perkuat Penindakan ODOL dengan Almatsus Bergerak Terintegrasi
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.12
Korlantas Polri Perkuat Penindakan ODOL dengan Almatsus Bergerak Terintegrasi
Berita terkait
Dirgakkum Korlantas: Jangan Ada Transasksi di Penegakan Hukum
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.37
Dirgakkum Korlantas ke Jajaran: Tegakkan Hukum, Jangan Ada Transaksional
Detik.com · 3 September 2026 pukul 14.18
Matangkan Rencana Berantas ODOL, Polri Cek Kesiapan Almatsus Untuk Penegakan Hukum
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 14.30
Kemacetan Panjang di Ketapang Diduga Ulah Oknum Sopir Truk dan Maraknya ODOL
JPNN.com · 30 September 2026 pukul 21.59