KPK Kembali Periksa Mantan Dirut Bank Daerah Kasus Dana Iklan.
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK memeriksa kembali mantan Direktur Utama bank pembangunan daerah berinisial YR terkait kasus dugaan korupsi penempatan dana iklan pada Rabu (9/9). Pemeriksaan dilakukan untuk kebutuhan penghitungan kerugian keuangan negara. YR yang sudah menjadi tersangka sebelumnya sempat diperiksa pada Kamis (13/8) namun tidak rampung karena kondisi kesehatannya yang menurun. Penasihat hukum YR, Arief Sulaeman, menyampaikan bahwa pemeriksaan hari ini juga belum selesai karena kliennya hampir jatuh dan kondisinya tidak stabil. KPK menyatakan akan melanjutkan pemeriksaan setelah YR dalam kondisi lebih baik.
Sebelumnya pada Senin (10/8), KPK menahan empat tersangka terkait kasus yang sama selama 20 hari pertama, yakni dari 10 Agustus hingga 29 Agustus 2026. Keempat tersangka yang ditahan adalah Widi Hartoto (mantan Pemimpin Divisi Change Management Office bank bjb), Ikin Asikin Dulmanan (Direktur PT Cakrawala Kreasi Mandiri dan Pemilik PT Antedja Muliatama), Suhendrik (Direktur PT Wahana Semesta Bandung Ekspres), dan Elang Sophan Jaya Kusuma (Komisaris PT Cipta Karya Sukses Bersama). Penahanan ini dilakukan di Rutan Cabang Gedung Merah Putih KPK.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 17.16
Kejagung Periksa 2 Saksi Ahli-Perbankan di Kasus TPPU Febrie Adriansyah
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 16.51
Kejagung Periksa 2 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
SINDOnews · 9 September 2026 pukul 15.59
Kubu Gus Yaqut: Para Pihak yang Diperkaya Kasus Kuota Haji Masih Bekerja di Kemenag
JPNN.com · 9 September 2026 pukul 15.26
KPK Periksa Direktur PT Guna Cipta Energi di Kasus EDC
Berita terkait
Eks Dirut Bank BJB Kembali Diperiksa KPK
CNN Indonesia · 9 September 2026 pukul 12.50
KPK Periksa 4 Saksi, Dalami Mekanisme dan Dugaan Pemotongan Upah Pungut di Bappenda Bogor
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 14.00
KPK Buka Suara soal Kemungkinan Periksa Bupati Bogor
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 08.22
KPK Maraton Geledah 8 Lokasi Terkait Kasus Suap Pajak Banjarmasin
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.39