KPK Ungkap Seleksi Jalur Mandiri Masuk Kuliah Jadi Peluang Ladang Korupsi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK menetapkan enam orang tersangka kasus pemerasan terkait seleksi masuk mandiri Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), termasuk Rektor Akhmad Sodiq, Wakil Rektor Norman Arie Prayoga, dan Kepala Bagian Akademik Eko Sumanto. Kasus ini bermula ketika Norman memerintahkan dua pihak swasta, Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto, untuk mematok harga Rp650 juta per calon mahasiswa baru di Fakultas Kedokteran. Namun, para calon mahasiswa yang membayar tidak mendapatkan kepastian lulus, sehingga orang tua meminta pengembalian uang. Karena uang sudah habis, Mulyono (keponakan Sodiq) dipinjam untuk mengembalikan sebagiannya melalui proyek-proyek di kampus yang dikerjakan oleh CV miliknya sendiri.
KPK juga mengungkap aliran dana sebesar Rp1,12 miliar dari pihak pengepul yang ditengahi oleh Eko Sumanto. Uang ini digunakan untuk membeli tiga bidang tanah atas nama Mulyono, meskipun seharusnya untuk kepentingan Sodiq. Proses otorisasi penerimaan mahasiswa dilakukan dengan memberikan akses user ID kepada Eko untuk memberikan persetujuan pada calon mahasiswa yang sudah membayar.
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein menyatakan bahwa jalur seleksi mandiri memang menjadi peluang korupsi karena universitas sebagai BLU memiliki otonomi dalam pengelolaan anggaran. KPK akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait untuk penguatan pencegahan berdasarkan temuan penyidikan ini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 08.00
Saat Korupsi Masuk Kampus, KPK Bongkar Pemerasan Kursi Maba di Unsoed
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 00.19
Warek Unsoed Peras Calon Mahasiswa Kedokteran Rp 650 Juta, Malah Tak Lulus
SINDOnews · 24 Agustus 2026 pukul 12.48
Runtuhnya Perguruan Tinggi sebagai Penjaga Moral Bangsa
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 14.15
KPK Beberkan Modus Dugaan Pemerasan Masuk Unsoed, Minta Rp650 Juta
Berita terkait
Perkara Rektor Unsoed Palak Calon Maba Bikin Geleng-geleng Kepala
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 06.00
KPK Geledah Kantor Dinas dan BKAD Kota Madiun, Sita Dokumen dan Bukti Elektronik
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 22.08
KPK Ungkap Setoran Silmy Karim ke Dosen Tiap Bimbingan S3
Liputan6.com · 2 Oktober 2026 pukul 08.21
KPK: Silmy Karim Rutin Beri Rp 3 Juta ke Dosen UB Per Bimbingan Doktoral
Detik.com · 1 Oktober 2026 pukul 20.54