KPK Ungkap Skema Pengepulan Duit ke Orang Kepercayaan Nusron
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap skema pengepulan uang dalam dugaan korupsi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. Uang diduga dikumpulkan oleh orang-orang kepercayaan Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, dari sejumlah pengurusan layanan pertanahan. Salah satu aliran uang terkait pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) milik Summarecon. Pihak Summarecon diduga membayar Rp 1,5 miliar kepada Erwin (ERW), pihak swasta yang diduga orang kepercayaan Nusron, untuk membuka blokir dan memecah HGB. Dari uang tersebut, Erwin menyerahkan Rp 200 juta kepada Sontang Coin Manurung (SON), Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I. KPK juga menemukan dugaan penerimaan lain terkait mutasi-promosi jabatan dan layanan pertanahan, termasuk uang sebesar Rp 2,1 miliar dari PT BPA dan Rp 8 miliar yang ditemukan dalam sembilan koper merah di kantor Dirjen Lampri (LMP). Selain itu, terdapat setoran tunai Rp 10 miliar pada September 2026 dari mutasi rekening Arif Sugiyanto (ARF), yang diduga menjadi pengepul uang bersama Muhammad Fakhry (MF). Uang tersebut kemudian disalurkan kepada Fahd El Fouz (FEZ), pihak swasta yang diduga juga orang kepercayaan Nusron Wahid.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 06.31
Pernyataan KPK soal Nusron Wahid
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 06.30
KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid di Kasus HGB Summarecon
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 17.47
Istana Tegaskan Presiden Tak Ikut Campur Kasus Kementerian Nusron
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 17.44
Nusron Wahid Disebut di Kasus Suap dan Gratifikasi, Begini Sikap Prabowo
Berita terkait
KPK Pernah Wanti-wanti Potensi Korupsi di ATR/BPN Sebelum OTT HGB Summarecon
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.27
8 Orang Tersangka HGB Summarecon, KPK Soroti Layanan Publik ATR/BPN Tertutup
Detik.com · 16 September 2026 pukul 18.12
Ada Kasus BPN di KPK, Nusron Wahid 2 Hari Absen Rapat di DPR, Ke Mana?
kumparan · 16 September 2026 pukul 17.23
Orang Kepercayaan Nusron Wahid Kena OTT KPK, Wamen ATR/BPN Buka Suara
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 17.05