Krisis Ceuta Picu Spekulasi Peran Israel dalam Menekan Spanyol
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Krisis di Ceuta, sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, memicu perdebatan sengit di media sosial tentang kemungkinan peran Israel dalam menekan Spanyol atas dukungannya terhadap Palestina. Spekulasi ini muncul kembali setelah artikel lama oleh analis pro-Israel dibahas ulang, yang menyarankan Israel dan Amerika Serikat membantu Maroko dalam klaimnya atas Ceuta dan Melilla. Artikel tersebut, diterbitkan oleh Middle East Forum, mengusulkan strategi untuk mendukung Maroko sebagai cara menghukum Spanyol. Michael Rubin, peneliti senior di American Enterprise Institute, pada Maret menyerukan agar Maroko mengorganisir 'Pawai Hijau' baru, di mana warganya mendekati Ceuta dan Melilla dengan buldoser tanpa senjata, menyeberang ke wilayah tersebut, dan mengibarkan bendera Maroko. Rubin membingkai ini sebagai tanggapan terhadap kemunafikan anti-kolonial Spanyol. Selain itu, pada April, media Israel Ynet menerbitkan artikel oleh Amine Ayoub yang mengusulkan tiga cara bagi Israel untuk membantu Maroko merebut kembali kedua wilayah tersebut: sinyal diplomatik langsung untuk mendukung Maroko, melobi melalui Washington, dan berulang kali menuduh Spanyol munafik karena mengakui Palestina. Usulan-usulan ini bertujuan menekan Spanyol dalam konteks konflik Timur Tengah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 2 Agustus 2026 pukul 17.37
Tragedi Ceuta: 90 migran tewas saat menuju wilayah Spanyol dari Maroko
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.23
Update Chaos Serbuan Migran ke Spanyol: Nekat Berujung Penyesalan
Detik.com · 1 Agustus 2026 pukul 09.59
57 Orang Tewas, Migran Ilegal Balik ke Maroko Usai Serbu Kota Otonom Spanyol
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 14.33
Geger Ribuan Migran dari Maroko Serbu Spanyol, 18 Orang Tewas
Berita terkait
Ratusan Migran Ilegal Kembali Coba Terobos Wilayah Ceuta Spanyol
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.14
Bertambah, Korban Tewas Gelombang Migran Ilegal ke Spanyol Jadi 80 Orang
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 06.13
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09