Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Krisis Ceuta Picu Spekulasi Peran Israel dalam Menekan Spanyol

Krisis di Ceuta, sebuah wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara, memicu perdebatan sengit di media sosial tentang kemungkinan peran Israel dalam menekan Spanyol atas dukungannya terhadap Palestina. Spekulasi ini muncul kembali setelah artikel lama oleh analis pro-Israel dibahas ulang, yang menyarankan Israel dan Amerika Serikat membantu Maroko dalam klaimnya atas Ceuta dan Melilla. Artikel tersebut, diterbitkan oleh Middle East Forum, mengusulkan strategi untuk mendukung Maroko sebagai cara menghukum Spanyol. Michael Rubin, peneliti senior di American Enterprise Institute, pada Maret menyerukan agar Maroko mengorganisir 'Pawai Hijau' baru, di mana warganya mendekati Ceuta dan Melilla dengan buldoser tanpa senjata, menyeberang ke wilayah tersebut, dan mengibarkan bendera Maroko. Rubin membingkai ini sebagai tanggapan terhadap kemunafikan anti-kolonial Spanyol. Selain itu, pada April, media Israel Ynet menerbitkan artikel oleh Amine Ayoub yang mengusulkan tiga cara bagi Israel untuk membantu Maroko merebut kembali kedua wilayah tersebut: sinyal diplomatik langsung untuk mendukung Maroko, melobi melalui Washington, dan berulang kali menuduh Spanyol munafik karena mengakui Palestina. Usulan-usulan ini bertujuan menekan Spanyol dalam konteks konflik Timur Tengah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait