Krisis migrasi, Spanyol tutup perbatasan dengan Maroko dekat Melilla
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Spanyol menutup pos perbatasan Beni Ansar di Melilla, satu-satunya akses perbatasan dengan Maroko, setelah para imigran mencoba menerobos barikade untuk masuk secara ilegal. Pasukan keamanan berhasil menggagalkan upaya tersebut, dan patroli kepolisian dikerahkan ke perbatasan serta beberapa titik lainnya.
Penutupan ini terjadi di tengah meningkatnya krisis migrasi yang menargetkan dua kota otonom Spanyol di Afrika Utara, Melilla dan Ceuta, yang berbatasan langsung dengan Maroko. Sebelumnya, ribuan pemuda Maroko berkumpul di perbatasan Ceuta, memaksa Spanyol mengerahkan pasukan tambahan termasuk kepolisian nasional, militer, dan penjaga sipil. Data menunjukkan sekitar 20.000 migran telah menyeberang ke kota-kota otonom tersebut, memperparah situasi keamanan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 00.15
4 Fakta Pulau Ceuta, Wilayah yang Direbutkan Spanyol dan Maroko
SINDOnews · 31 Juli 2026 pukul 21.30
49.000 Migran dari Maroko Memasuki Wilayah Ceuta Spanyol
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 06.23
Update Chaos Serbuan Migran ke Spanyol: Nekat Berujung Penyesalan
SINDOnews · 2 Agustus 2026 pukul 02.20
Pertahanan Spanyol Jebol Diserbu 60.000 Migran, Ini 5 Faktanya
Berita terkait
Serbuan Migran Ceuta, Tanggung Jawab Siapa?
Detik.com · 6 Agustus 2026 pukul 15.57
Pemerintah Maroko Bantah Tuduhan Terkait Gelombang Migran ke Ceuta
Detik.com · 4 Agustus 2026 pukul 10.09
Ratusan Migran Ilegal Kembali Coba Terobos Wilayah Ceuta Spanyol
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 16.14
Spanyol Perketat Perbatasan dengan Italia Gegara Lonjakan Migran
CNBC Indonesia · 9 Agustus 2026 pukul 14.30