KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KSAD TNI Maruli Simanjuntak menyatakan tidak ada penambahan pasukan di Aceh setelah kericuhan pada Hari Damai Aceh (15/8). Acara di Masjid Baiturrahman Banda Aceh berjalan lancar dengan pengibaran Bendera Bulan Sabit, namun aparat keamanan turunkan bendera itu sehingga pecah kericuhan. Situasi kemudian berangsur kondusif dengan beberapa kelompok massa membubarkan diri. TNI akan mendukung tugas kepolisian untuk menegakkan hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
Hari Damai Aceh 2026 Ricuh, TNI Minta Semua Pihak Hormati Simbol Negara
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Hari Damai Aceh Ricuh, Massa Copot Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.34
JK Ungkap Pemicu Kericuhan di Peringatan Hari Damai Aceh
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.32
Heboh Penurunan Merah Putih, Sekjen PKS Yakin Masyarakat Aceh Tetap NKRI
Berita terkait
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Usai Ricuh di Hari Damai Aceh, TNI AD Akan Dukung Tugas Polri Tegakkan Hukum
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 12.36
Soal Eskalasi di Aceh, Legislator: Disikapi Bijak, Rakyat Hidup Dalam Keadaan Berat
JPNN.com · 17 Agustus 2026 pukul 12.18
Yusril Minta Semua Elemen Jaga Ketenangan dan Kedamaian di Aceh
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 11.45