KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KSAD TNI Maruli Simanjuntak menyatakan tidak ada penambahan pasukan di Aceh setelah kericuhan pada Hari Damai Aceh (15/8). Acara di Masjid Baiturrahman Banda Aceh berjalan lancar dengan pengibaran Bendera Bulan Sabit, namun aparat keamanan turunkan bendera itu sehingga pecah kericuhan. Situasi kemudian berangsur kondusif dengan beberapa kelompok massa membubarkan diri. TNI akan mendukung tugas kepolisian untuk menegakkan hukum.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 06.25
Anak Buah Prabowo Tegaskan Rakyat Aceh Itu NKRI, yang Ricuh Hanya...
CNN Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 17.30
KSP Dudung Buka Suara soal Insiden Ricuh di Aceh
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 12.15
Hari Damai Aceh 2026 Ricuh, TNI Minta Semua Pihak Hormati Simbol Negara
VOI · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Hari Damai Aceh Ricuh, Massa Copot Bendera Merah Putih di Pendopo Gubernur
Berita terkait
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 13.27
Kapolri Tegaskan Situasi Aceh Sudah Kondusif Pascaricuh di Hari Damai
kumparan · 17 Agustus 2026 pukul 18.05
JK Ungkap Pemicu Kericuhan di Peringatan Hari Damai Aceh
SINDOnews · 16 Agustus 2026 pukul 06.34
Ricuh Bendera Bulan Bintang, Pemerintah Diminta Kedepankan Dialog Ketimbang Keamanan
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.03