Jakarta · Selasa, 29 September 2026Cari
WargaKonoha

Laporan KNKT: Goresan di Kaca Lokomotif Salah Satu Faktor KA Anggrek Tabrak KRL

Kecelakaan KA Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada 27 April 2026 menyebabkan 16 orang tewas dan 107 luka. Hasil investigasi KNKT mengungkapkan goresan pada kaca windshield lokomotif KA Anggrek yang terbuat dari polycarbonate menjadi salah satu faktor penyumbang. Goresan wiper dan pola melingkar (swirl mark) menyebabkan pencahayaan berpendar, mengurangi visibilitas masinis terutama pada malam hari. KNKT menemukan sumber cahaya lampu terlihat lebih berpendar akibat kondisi kaca tersebut. Selain itu, sinyal pembantu UB104 yang menggunakan lampu LED putih sulit dibedakan dengan pencahayaan permukiman di sekitar lokasi. Kombinasi pemahaman urutan aspek persinyalan, kurangnya visibilitas sinyal pembantu, dan pencahayaan berlebih pada kaca menurunkan efektivitas sinyal UB104. Akibatnya, masinis baru melakukan pengereman penuh setelah melihat aspek sinyal blok B104 yang menunjukkan merah. KNKT menyatakan jika sinyal pembantu UB104 dapat teridentifikasi dengan baik, pengereman dapat dilakukan lebih awal sehingga dampak kecelakaan dapat berkurang. Lokasi sinyal blok B104 juga berada di balik lengkung sehingga jarak pandang tidak memenuhi standar 600 meter yang ditetapkan peraturan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait