Lawyer Muslim Adukan Kasus Hafalan Al-Qur'an Dapat Miras ke Bareskrim
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
Sebuah insiden di konser musik The Sound Project memicu kontroversi ketika salah satu tenant booth menawarkan minuman keras kepada pengunjung yang berhasil menghafalkan Surat Ad-Dhuha dari Al-Qur'an. Video yang viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita membaca surat tersebut dan mendapatkan hadiah miras dari staf booth. Atas kejadian ini, Asosiasi Lawyer Muslim Indonesia (ALMI) mengadukan kasus tersebut ke Bareskrim Polri pada 11 Agustus, menganggapnya sebagai penistaan agama yang serius. Ketua ALMI, Zainul Arifin, menegaskan tindakan ini bukan sekadar hiburan dan meminta penyelidikan menyeluruh terhadap semua pihak yang terlibat, termasuk event organizer, MC, dan pemilik brand minuman keras. Pihak penyelenggara konser, The Sound Project, telah menyatakan kecaman melalui media sosial, menegaskan bahwa insiden tersebut di luar persetujuan dan kendali mereka. Mereka menekankan tidak pernah membenarkan penggunaan agama untuk promosi produk dalam bentuk apa pun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 08.55
Challenge Hafalan Qur'an demi Miras, Wamenag: Tak Boleh Setop di Minta Maaf!
Liputan6.com · 11 Agustus 2026 pukul 18.36
Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras Dilaporkan ke Bareskrim
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 15.27
Penjelasan Versi EO dan MC soal Challenge Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.00
PPP Kecam Dugaan Penistaan Agama Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur’an
Berita terkait
Menag Soroti Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.22
Ormas Protes Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.26
Polda Metro Tangani Laporan Vokalis Perempuan Diduga Menista Agama Saat Konser Sounds Project
VOI · 14 Agustus 2026 pukul 16.32
Kasus Tantangan Hafalan Surah Berhadiah Miras, Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 03.12