Lima Sektor Ini Jadi Target Sanksi Ekonomi AS ke Iran
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat meluncurkan sanksi ekonomi baru yang menargetkan lima sektor kritis Iran, yakni penerbangan, pelayaran, teknologi, emas, dan aset digital. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa sanksi ini bertujuan untuk memutus lima jalur hidup vital Iran yang dimanfaatkan di luar negeri. Selain sanksi sektoral, Departemen Keuangan AS juga menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 60 entitas, individu, dan kapal terkait Iran.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan peluncuran operasi ekonomi terhadap Iran pada 20 Agustus, menyebutnya sebagai langkah isolasi yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Trump juga mendesak negara-negara sekutu AS untuk mendukung langkah ini, meskipun menegaskan bahwa tekanan ekonomi tidak mengecualikan kemungkinan penggunaan opsi militer.
Ketegangan antara AS dan Iran telah berkembang sejak serangan pada 28 Februari, diikuti serangkaian serangan balasan dari kedua belah pihak. Meskipun kedua negara tidak sedang bertempur secara langsung, konflik ini belum terselesaikan hingga kini.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 11.22
Ancam Sanksi Baru, AS Bersumpah Cekik Ekonomi Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 09.00
AS Ancam Sanksi Berat Negara yang Berdagang dengan Iran, China Masuk Daftar
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 08.16
Iran Sebut Negara Mitra Tak Terpengaruh Ancaman AS Putus Hubungan
Berita terkait
Iran: Sanksi Baru AS adalah Terorisme Ekonomi, Kejahatan terhadap Kemanusiaan
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 18.26
Tidak Takut, Iran akan Gunakan Segala Cara Lawan Tekanan Ekonomi AS
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 22.00
Amerika Serikat Peringatkan China soal Sanksi Jika Tetap Berbisnis dengan Iran
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 12.00
Iran Desak AS Penuhi MoU untuk Akhiri Konflik
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 10.29