Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Iran Sebut Negara Mitra Tak Terpengaruh Ancaman AS Putus Hubungan

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengancam menjatuhkan sanksi baru terhadap negara yang menjalin hubungan ekonomi dengan Iran. Menanggapi ancaman ini, negosiator utama Iran Mohammad Bagher Ghalibaf menyatakan bahwa negara sahabat tidak terpengaruh oleh tekanan AS. Ghalibaf menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak memiliki posisi ekonomi yang kuat untuk membatasi hubungan dengan negara lain, sekaligus menyatakan bahwa mitra dagang Iran tidak menganggap serius ancaman tersebut.

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim News Agency, mengutip sumber intelijen senior yang mengklaim langkah-langkah AS bersifat psikologis dan didasarkan pada rancangan media Presiden Trump. Sumber tersebut menyatakan bahwa sanksi yang diancamkan tidak akan memberikan dampak nyata, melainkan hanya untuk meningkatkan tekanan psikologis terhadap masyarakat Iran.

Sebelumnya, Bessent menunda pelaksanaan Economic D-Day yang diancamkan terhadap Iran, meski tetap mempertahankan ancaman sanksi terhadap negara mitra. Pemerintah AS juga mengumumkan rencana untuk memperluas kategori sanksi terkait aktivitas dengan Iran, termasuk sektor aset digital, teknologi, dan pelayaran.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait