Literasi dan Inklusi Keuangan DIY 2026 Lampaui Target RPJMN 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DIY mencatat prestasi gemilang dalam Literasi dan Inklusi Keuangan berdasarkan SNLIK 2026. Indeks inklusi keuangan DIY mencapai 98,74 persen (peringkat kedua), melampaui target RPJMN 2025-2029. Literasi keuangan DIY 76,44 persen (peringkat ketujuh). Gap 22,30 poin antara inklusi dan literasi perlu ditangani. Fokus penguatan literasi untuk mitigasi penipuan daring, phishing, investasi ilegal. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, akademisi, industri keuangan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.34
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp 3.250 Triliun, yang Akses Cuma 13%
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 06.00
Ketika Inklusi Keuangan Menjadi Kerja Kolektif Antarbank
Warta Ekonomi · 18 Agustus 2026 pukul 21.09
OJK dan Pemkab Karo Perkuat Budaya Menabung Pelajar
Berita terkait
Indeks Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Hanya 13,24 %, Butuh Inovasi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 20.15
Indeks Inklusi Keuangan Syariah Indonesia Hanya 13,24 %, Butuh Inovasi
JawaPos · 30 September 2026 pukul 16.15
Literasi Keuangan RI Lampaui Target 2029, Lebih Cepat 3 Tahun
CNBC Indonesia · 7 September 2026 pukul 19.10
OJK Ingin Pangkas Gap 20 Persen Antara Inklusi dan Literasi Keuangan Warga Jogja
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 14.45