Isu Finansial Menerpa AirAsia, Tony Fernandes Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4160026/original/004169000_1663289914-Toba_2.jpg)
Tony Fernandes, co-founder AirAsia, menegaskan tingkat permintaan pasar penerbangan masih kuat meski industri global terkena tekanan geopolitik dan lonjangan harga avtur. Load factor AirAsia Group kuartal III konsisten 80%, dengan tren pemesanan tiket IV menunjukkan sinyal positif. Kondisi saat ini jauh lebih baik dibandingkan era pandemi yang membuat operasional hampir berhenti. Harga avtur berkisar US$160-190, masih dalam toleransi finansial. AirAsia tidak pernah mengajukan dana talangan, semua armada beroperasi normal, dan likuiditas serta cash flow berada dalam kondisi sehat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 September 2026 pukul 05.00
Populer: Keuangan AirAsia Tertekan; BPJS Kesehatan Kejar Rp 20 T
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 16.30
AirAsia Goyang usai Rugi Rp3,39 T, Malaysia Bakal Gaet Batik Air dan Malaysia Airlines
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 16.55
AirAsia Berdarah-darah, Malaysia Siapkan Skenario Darurat
Berita terkait
Malaysia Rayu Maskapai Lokal-Batik Air Caplok Pasar AirAsia, Ada Apa?
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 12.51
Erupsi Anak Krakatau Ganggu Penerbangan, AirAsia Beri Pilihan ke Penumpang
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 15.23
Janji Ditepati, Tony Fernandes Panggil Lagi 2.500 Karyawan AirAsia yang Dirumahkan
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 22.30
Tony Fernandes Curhat Belum Semua Pesawat AirAsia Beroperasi Imbas Pandemi
Liputan6.com · 4 September 2026 pukul 22.00