Memanas Sidang Kasus Bea Cukai Sampai Hakim Tanya 'Mau Bakar Rumah Saya?'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sidang kasus suap dan gratifikasi importasi di Direktorat Jenderal Bea Cukai memanas akibat aksi protes saksi Faizal Assegaf. Faizal mengklaim alat podcast yang diterimanya dari terdakwa Rizal merupakan bantuan sosial pribadi, bukan hasil korupsi. Ketegangan memuncak saat Faizal melontarkan ancaman terkait hak rakyat, yang memicu reaksi keras hakim hingga persidangan harus diskors.
Sebaliknya, saksi mahkota Sisprian Subiaksono mengungkap bahwa alat podcast senilai lebih dari Rp100 juta tersebut dibeli menggunakan uang operasional ilegal dari pengusaha importir, bukan uang pribadi. Kasus ini melibatkan tiga pejabat Bea Cukai yang didakwa menerima suap dan gratifikasi total Rp78,8 miliar dalam berbagai mata uang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 18 September 2026 pukul 18.02
2 Saksi dari Kemenag Sebut Gus Yaqut Larang Gratifikasi dan Tak Pernah Terima Fee Haji
Liputan6.com · 18 September 2026 pukul 15.39
Saksi Kasus Bea Cukai Ngamuk ke Hakim: Rumah Bapak akan Didatangi Rakyat
CNN Indonesia · 18 September 2026 pukul 14.50
Faizal Assegaf Ngamuk ke Jaksa KPK dan Hakim di Sidang Kasus Bea Cukai
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 14.43
Faizal Assegaf Serang Jaksa di Sidang Bea Cukai, Hakim Sampai Skors Persidangan
Berita terkait
Jaksa KPK Bawa 25 Saksi hingga 382 Barang Bukti di Sidang Bea Cukai
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 19.12
Curhat Dedi Congor di Sidang Bea Cukai Kecewa Dipanggil Decong: Kurang Ajar
Detik.com · 18 September 2026 pukul 21.51
Pejabat Bea Cukai Ngaku Dendam ke Blueray tapi Terima Rp 1 M/Bulan, Jaksa Heran
Detik.com · 18 September 2026 pukul 17.44
Isi WA Terdakwa Kasus Bea Cukai ke Atasan: Sembunyi Dulu, Komandan Ditarget
Detik.com · 18 September 2026 pukul 16.35