Mendagri Dorong Pemanfaatan Data BPS untuk Tekan Backlog Perumahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah pusat dan daerah memanfaatkan data statistik perumahan dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk menekan backlog perumahan. Backlog perumahan terdiri dari dua kategori: backlog kepemilikan (keluarga yang belum punya rumah) dan backlog kelayakan huni (keluarga dengan rumah tidak layak huni). Data BPS diharapkan menjadi pijakan penyusunan kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat sasaran.
Dalam acara Rilis Publikasi Statistik Perumahan Tahun 2026 di Kantor Pusat BPS Jakarta, Tito menyampaikan angka backlog terbaru menunjukkan tren membaik. Jumlah masyarakat tanpa rumah dan yang memiliki rumah tidak layak huni mengalami penurunan. Ia menegaskan pemerintah mendukung program tiga juta rumah, termasuk pembebasan BPHTB dan PBG bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah, serta kontribusi APBD untuk sektor perumahan yang terus meningkat.
Tito juga mendukung keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan perumahan dan program bedah rumah bagi masyarakat berhunian tidak layak. Ia mengimbau kepala daerah mengalokasikan APBD untuk perumahan, karena penanganan sektor ini berdampak pada pengurangan angka kemiskinan, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia, dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 13.27
Prabowo: Bedah Rumah 83 Ribu Unit Masih Kurang, Harus Ditambah
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.12
Mendagri Dorong Pemanfaatan Data BPS untuk Tekan Backlog Perumahan
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 22.00
Data BPS: 18,01 Juta Keluarga Masih Tinggal di Rumah Tak Layak Huni
Liputan6.com · 14 Agustus 2026 pukul 09.14
Tito Minta Pemda Siapkan Anggaran Buat Atasi Masalah Perumahan
Berita terkait
Pekerja Swasta Bergaji Rp4 Juta-Rp6 Juta Terbanyak Ambil KPR FLPP
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 14.26
Di 3 Provinsi Ini Masih Banyak Warga Belum Punya Rumah Layak Huni
Liputan6.com · 6 Agustus 2026 pukul 13.30
Jamin Keamanan Data, Kebijakan Tepat Sasaran Lewat Sensus Ekonomi 2026
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 12.00
Peringatan Hari Kemerdekaan Harus Jadi Momentum Dorong Wujudkan Kebijakan yang Adil dan Merata
Media Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 18.45