Mendikdasmen: Pembaruan Buku Ajar Sudah Direncanakan Lama, Fokus Perkuat Pendidikan STEM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengonfirmasi rencana pembaruan buku teks sekolah untuk memperkuat muatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam kurikulum nasional. Langkah ini merupakan perencanaan lama yang kini dipercepat guna meningkatkan kualitas isi dan standar pendidikan nasional.
Evaluasi buku dilakukan menyusul temuan Presiden Prabowo Subianto terkait rendahnya kualitas fisik buku, seperti bahan yang mudah rusak dan ukuran tulisan yang terlalu kecil bagi siswa SD. Sebagai tindak lanjut, Presiden menginstruksikan studi komparasi dengan buku ajar negara tetangga untuk memastikan peningkatan standar kualitas dari jenjang SD hingga SMA.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 15 Agustus 2026 pukul 08.00
Mendikdasmen: Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib di SD Mulai Kelas 3 pada 2027
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 22.12
Mu'ti Ungkap Alasan Buku Pelajaran Siswa Diperbarui: Perubahan Standar-Muat STEM
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.48
Mendikdasmen soal Bahasa Asing Mau Diajar Sejak 1 SD: Hanya Pengenalan
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.48
Mendikdasmen soal Bahasa Asing Mau Diajarkan Sejak 1 SD: Hanya Pengenalan
Berita terkait
Prabowo Mau Bahasa Asing Diajarkan Sejak SD, Ini Catatan PGRI
Detik.com · 17 Agustus 2026 pukul 07.48
Abdul Mu'ti Pastikan Penulisan Ulang Buku Teks Sekolah untuk Tingkatkan Muatan STEM
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 18.53
Mendikdasmen Ungkap Maksud Prabowo soal Bahasa Asing Diajar Sejak SD
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 18.49
Prabowo Tambah 3 Layar Pintar ke Sekolah-Sekolah RI, Ini Tujuannya
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.48