Menhut Sebut 9 Kasus Karhutla Diproses Hukum, 4 Kasus Sudah Ada Tersangka
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa saat ini ada sembilan kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sedang diproses hukum. Dari jumlah tersebut, empat kasus telah menetapkan tersangka, mencakup tiga kasus di Riau dan satu kasus di Kalimantan Barat. Sementara itu, dua kasus di Kalimantan Barat masih dalam proses penyidikan, satu kasus di Sumatra Utara masuk tahap P-19, dan satu kasus lainnya di wilayah Bromo Tengger Semeru serta Gunung Gede Pangrango berada dalam tahap penyelidikan.
Selain penegakan hukum pidana, pengawasan administratif terhadap perusahaan pemegang izin terus digencarkan. Sebanyak 13 subjek hukum Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH) diberikan surat peringatan terkait kemunculan titik panas, dan 12 subjek di antaranya telah dijatuhi sanksi administratif berupa teguran tertulis. Data Bareskrim Polri per 15 Agustus juga mencatat total 40 perkara karhutla sepanjang Januari hingga Juli di Kalimantan Barat, Aceh, dan Riau, dengan 29 orang telah berstatus tersangka di Riau.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 20 Agustus 2026 pukul 17.06
25 Hektare Hutan Produksi di Muba Terbakar, Kemenhut Turun Tangan
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 14.40
Kemenhut Segel Area Kebakaran Hutan di Sumsel, Peringatkan Pemegang Konsesi
Media Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.02
Karhutla Riau Meluas di 8 Lokasi Akibat El Nino Godzilla
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 16.01
1.487 Hotspot Terdeteksi di Wilayah Kalimantan, Terbanyak di Kalteng
Berita terkait
Izin 26 Perusahaan Penyebab Karhutla Tak Dicabut Permanen, Raja Juli: Ada Istilahnya...
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 13.05
Menhut Bekukan Izin 26 Perusahaan Terkait Kebakaran Hutan dan Lahan
Liputan6.com · 16 September 2026 pukul 18.20
Kemenhut Usut 46 Terduga Pelaku Karhutla, 2 Perkara Siap Disidang
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 15.59
Terlibat Karhutla di 34.636 Hektare, Kementerian Lingkungan Hidup Segel 57 Perusahaan
JawaPos · 29 September 2026 pukul 17.15