Merasa Dianaktirikan, PPPK Nakes & Teknis Bakal Demo Besar-besaran Bulan Depan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah dituding memilih kasih dalam penyelesaian masalah Pegawai Pegawai Pemerintah Tidak Tetap (PPPK) dan PPPK paruh waktu, sekaligus membenturkan tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga teknis. Aliansi Merah Putih (AMP) mengancam akan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran pada 7 September 2026 jika pemerintah tidak memperhatikan tuntutan para PPPK. Aksi ini diikuti oleh ASN PPPK lintas profesi dan organisasi di seluruh Indonesia. Tuntutan utama AMP adalah agar status PPPK dialihkan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara bertahap dan berbasis regulasi. Alasannya adalah untuk mencegah PHK massal akibat anggaran daerah yang terbatas, serta karena hak-hak PPPK belum sepenuhnya terpenuhi sesuai Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Negara dan Bupati. AMP juga mempertanyakan logisnya adanya dua status yang berbeda (PPPK dan PNS) jika keduanya memang merupakan bagian dari Aparatur Negara.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 23 Agustus 2026 pukul 13.32
HNW Dorong PPPK Guru Madrasah Dapat Kesempatan Ikut Seleksi PNS
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 18.45
Guru PPPK Jadi PNS, Usia 35 Tahun ke Atas Boleh Ikut Seleksi?
ANTARA News · 21 Agustus 2026 pukul 21.41
Mendikdasmen: Status guru PPPK paruh waktu jadi penuh waktu pada 2027
Liputan6.com · 21 Agustus 2026 pukul 20.00
Pengalihan Status PPPK Paruh Waktu Bisa Jamin Kesejahteraan Guru
Berita terkait
5 Berita Terpopuler: Guru PPPK Sudah Teruji Kompetensinya, tetapi Merasa Dianaktirikan, Tolong Diberi Kesempatan Jadi PNS
JPNN.com · 22 Agustus 2026 pukul 08.52
AP3KI Serukan Kepada PPPK & PPPK Paruh Waktu Lakukan Aksi, Nur: Mendidih Hati Kami
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 08.09
Jumlah PPPK Lebih Banyak dari PNS, Dilakukan Pemetaan Kompetensi
JPNN.com · 5 Oktober 2026 pukul 04.15
PPPK Guru & Nakes Prioritas 2027, Tenaga Teknis-Tendik Kecewa Berat, DPR Bakal Didemo
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 15.57