Miris! KPK Ungkap Ortu Bayar Rp650 Juta untuk Masuk Kedokteran Unsoed, Anak Tetap Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap jaringan penerimaan mahasiswa baru tidak resmi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Kasus ini bermula ketika seorang orang tua membayar Rp650 juta agar anaknya bisa masuk Fakultas Kedokteran Unsoed, namun anaknya justru dinyatakan tidak lulus. Uang tersebut dikelola oleh Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto atas nama tiga proyek: pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV milik Mulyono, keponakan Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq. KPK menduga Sodiq memberi kode agar uang tidak diminta di awal dan mengetahui alur pembayaran melalui proyek fiktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.10
KPK Bongkar Modus Rektor Unsoed Peras Ortu Mahasiswa
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
Rektor Unsoed Beli 3 Bidang Tanah Usai Terima Gratifikasi
Media Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 06.02
KPK Sebut Warek Unsoed Diduga Peras Orangtua Camaba Kedokteran Rp650 Juta
kumparan · 22 Agustus 2026 pukul 01.51
3 Klaster Kasus Rektor Unsoed: Ada yang Bayar Rp 650 Juta Masuk FK, tapi Ketolak
Berita terkait
Rektor Unsoed Akhmad Sodiq dan Warek Jadi Tersangka Usai OTT KPK
CNN Indonesia · 21 Agustus 2026 pukul 23.19
MTI: OTT Rektor Unsoed Momentum Perbaikan Tata Kelola dan Pembiayaan Perguruan Tinggi
SINDOnews · 21 Agustus 2026 pukul 19.47
Rektor Unsoed Terjaring OTT, KPK Ungkap Ada Sistem Perantara
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 13.50
KPK Amankan Rektor Unsoed, Pihak Kampus Mengaku Belum Tahu Perkaranya
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 13.30