Miris! KPK Ungkap Ortu Bayar Rp650 Juta untuk Masuk Kedokteran Unsoed, Anak Tetap Gagal
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

KPK mengungkap jaringan penerimaan mahasiswa baru tidak resmi di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto. Kasus ini bermula ketika seorang orang tua membayar Rp650 juta agar anaknya bisa masuk Fakultas Kedokteran Unsoed, namun anaknya justru dinyatakan tidak lulus. Uang tersebut dikelola oleh Dian Mulia Wardhana dan Adhi Wiharto atas nama tiga proyek: pengadaan kanopi, renovasi kantin, dan pengecatan gedung. Proyek tersebut dikerjakan oleh CV milik Mulyono, keponakan Rektor Unsoed, Akhmad Sodiq. KPK menduga Sodiq memberi kode agar uang tidak diminta di awal dan mengetahui alur pembayaran melalui proyek fiktif.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 01.30
Kasus Rektor Unsoed, Mendikti Minta Layanan Akademik Jangan Sampai Terganggu
Warta Ekonomi · 22 Agustus 2026 pukul 12.33
Terungkap Cara Rektor Unsoed 'Cuci' Uang Rp680 Juta Hasil Jualan Kursi Maba, Hampir Tak Ketahuan
CNN Indonesia · 22 Agustus 2026 pukul 07.10
KPK Bongkar Modus Rektor Unsoed Peras Ortu Mahasiswa
Liputan6.com · 22 Agustus 2026 pukul 07.00
Rektor Unsoed Beli 3 Bidang Tanah Usai Terima Gratifikasi
Berita terkait
Daftar 6 Lokasi Digeledah KPK Terkait Kasus Rektor Unsoed
Liputan6.com · 11 September 2026 pukul 19.29
KPK akan Endus Dugaan Korupsi Penerimaan Mahasiswa Selain di Unila dan Unsoed
Media Indonesia · 1 September 2026 pukul 05.56
Kasus Korupsi Rektor Unsoed, DPR Sebut Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi
Media Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 15.33
Kasus Korupsi di Unsoed, DPR Tegaskan Pendidikan Tinggi Bukan Tempat Transaksi
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 12.45