Model Pembiayaan Baru Jalan Tol, Kepastian Investasi Perlu Diperkuat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Asosiasi Jalan Tol Indonesia (ATI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema "Penyelarasan Ekosistem Infrastruktur Jalan Tol untuk Pembangunan Indonesia yang Berkelanjutan" untuk membahas strategi mengurangi ketergantungan APBN dalam pembangunan jalan tol dan memperbesar peran sektor swasta. FGD ini mengundang berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, Badan Usaha Jalan Tol, dunia usaha, akademisi, dan lembaga keuangan untuk berdiskusi terkait model pembiayaan baru, kepastian regulasi, serta keberlanjutan investasi. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menekankan pentingnya kolaborasi antar-pemangku kepentingan agar pembangunan jalan tol dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dalam FGD, berbagai isu strategis dibahas seperti investasi jalan tol yang bankable dan sustainable, konsistensi Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT), mekanisme penyesuaian tarif, prinsip fair risk sharing, hingga penerapan model pembiayaan baru seperti MLFF. Para pakar termasuk Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro (ADB Institute), Chatib Basri (Harvard CID), dan Muhammad Halley Yudhistira (LPEM FEB UI) menyampaikan bahwa partisipasi swasta menjadi kunci utama mengingkatkan jaringan jalan tol yang saat ini belum memenuhi target. Dengan jaringan tol yang sudah melebihi 3.115 km dan investasi akumulasi mencapai Rp668 triliun, proyeksi investasi diperkirakan akan mendekati Rp1.000 triliun, menjadikan sektor ini tulang punggung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.
ATI menyatakan komitmennya untuk mewujudkan industri jalan tol yang tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan publik tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi. Upaya ini harus didukung oleh iklim investasi yang sehat dan tata kelola yang efektif. FGD ini diharapkan menjadi langkah awal yang perlu diikuti dengan pembentukan working group dan kegiatan serupa secara berkala untuk menyelaraskan kebijakan dan memperkuat ekosistem jalan tol nasional secara berkelanjutan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 21.45
Kepastian Regulasi jadi Kunci Genjot Investasi Swasta di Jalan Tol
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 15.41
Pemerintah & Pelaku Usaha Bahas Penguatan Investasi Jalan Tol Berkelanjutan
JawaPos · 13 Agustus 2026 pukul 07.55
Kurangi Beban APBN untuk Pembangunan Jalan Tol, ATI Dorong Permudah investasi Swasta
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 05.47
Pembangunan Jalan Tol Perlu Peran Besar Swasta dan Kepastian Investasi
Berita terkait
Menteri PU Keluarkan Warning, Tak Mau Tarif Tol Naik Efek Aspal Buton
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.45
Pembiayaan Jalan Tol, ATI: Kurangi Beban APBN, Perbesar Peran Swasta
SINDOnews · 10 Agustus 2026 pukul 05.43
Pramono Ungkap Kendala Modifikasi Cuaca Jakarta di Tengah Polusi Udara
Liputan6.com · 16 Agustus 2026 pukul 11.38
Target 30.000 Kopdes Prabowo, Pengamat: Itu Bukan Koperasi, Hanya Topeng Bisnis Pejabat
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 09.50