OTT KPK Tangkap Dirjen Kementerian ATR/BPN, Wamen Ossy Buka Suara
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor, Senin (14/9/2026). OTT tersebut menyasar Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang Lampri, yang merupakan bagian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang (ATR/BPN).
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang serta Wakil Kepala BPN Ossy Dermawan menyampaikan tanggapan resmi terkait OTT tersebut. Ossy menyatakan bahwa Kementerian ATR/BPN menghormati dan akan bersikap kooperatif dengan proses hukum yang dilakukan KPK. Ia menekankan bahwa pihaknya akan mendukung penuh investigasi KPK dan menjaring pelaku yang terlibat.
Ossy menambahkan bahwa Kementerian ATR/BPN belum dapat menyampaikan informasi lebih lanjut mengenai substansi kasus atau kronologi kejadian, karena proses hukum masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi dari KPK. Ia juga menjamin bahwa pelayanan publik di lingkungan BPN akan tetap berjalan normal, sementara jajaran kementerian terus berkoordinasi untuk meningkatkan integritas.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.37
KPK Tahan Fahd Arafiq hingga Eks Bupati Kebumen dalam Kasus HGB
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 18.13
Wamen ATR/BPN Buka Suara Usai Anak Buah Dicokok KPK
Detik.com · 15 September 2026 pukul 16.01
Wamen ATR/BPN soal OTT KPK: Tidak Perlu Kita Buat Spekulasi
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.58
KPK Tangkap Pejabat BPN Bogor, Kementerian ATR/BPN Lakukan Evaluasi Internal
Berita terkait
KPK Benarkan Presdir Summarecon Adrianto Pitojo Adhi Turut Terjaring OTT ATR/BPN
JawaPos · 15 September 2026 pukul 11.45
Yang Sudah Diketahui soal OTT KPK di Lingkungan ATR/BPN
kumparan · 15 September 2026 pukul 08.30
Selain Fahd Arafiq, KPK juga Tangkap eks Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dalam OTT ATR/BPN
JawaPos · 15 September 2026 pukul 08.01
Kepala Kantor Pertanahan Bogor dan Tangerang Ikut Terjaring OTT KPK
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.37