Palestina Puji Pakta Mekkah sebagai Langkah Menuju Keamanan Kolektif Dunia Islam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kepresidenan Palestina menyambut positif penandatanganan pakta pertahanan antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, yang dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat keamanan dan kerja sama di dunia Islam. Dalam pernyataannya, Palestina menyatakan harapannya agar kesepakatan ini menjadi fondasi bagi pembentukan 'sistem keamanan kolektif Arab dan Islam' yang terintegrasi. Kerangka keamanan bersama ini diharapkan tidak hanya melindungi kawasan tetapi juga mendukung hak-hak Palestina, termasuk usaha untuk mengakhiri pendudukan Israel dan mendirikan negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota. Pihak Palestina menekankan pentingnya kerja sama militer dan politik antarnegara Muslim dalam menghadapi tantangan regional dan global.
Menurut analis keamanan internasional Harlan Ullman, kesepakatan tiga negara ini saling melengkopi kebutuhan strategis masing-masing. Ullman menjelaskan bahwa Pakistan membutuhkan dukungan keuangan dari Arab Saudi, sementara kepemilikan senjata nuklir implisit oleh Pakistan dapat berperan sebagai faktor pencegah bagi Arab Saudi. Di sisi lain, Turki—di bawah kepemimpinan Presiden Recep Tayyip Erdogan—ingin memperkuat pengaruhnya di kalangan umat Islam, dan industri pertahanan yang sudah berkembang di Turki menjadi aset strategis dalam kesepakatan ini. Ullman menilai bahwa kombinasi sumber daya, teknologi, dan geopolitik ketiganya memberikan potensi besar bagi stabilitas kawasan.
Namun, kesepakatan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai keseimbangan kekuatan di wilayah yang sudah sensitif, terutama terkait dengan dinamika konflik Israel-Palestina dan peran eksternal negara-negara besar lainnya. Beberapa pihak khawatir bahwa aliansi semacam ini dapat memperparah ketegangan atau menggeser fokus dari diplomasi damai menuju solusi militer. Meskipun demikian, dukungan Palestina terhadap inisiatif ini menunjukkan pentingnya solidaritas regional dalam memperjuangkan hak-hak politik dan kemerdekaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 21.05
Soal Pakta Pertahanan Saudi Cs di Kala Tegangnya Timteng
Detik.com · 9 Agustus 2026 pukul 15.51
Turki Harap Mesir Gabung ke Pakta Pertahanan Bareng Saudi-Pakistan
Detik.com · 8 Agustus 2026 pukul 08.26
Turki, Saudi dan Pakistan Teken Pakta Pertahanan di Tengah Ketegangan Timteng
CNBC Indonesia · 8 Agustus 2026 pukul 07.00
Ada "Aliansi" Pertahanan Baru, Kekuatan Nuklir Asia Gabung Saudi-Turki
Berita terkait
3 Negara Arab yang Segera Bergabung dengan Pakta Mekkah, Semuanya Sekutu AS
SINDOnews · 13 Agustus 2026 pukul 04.40
Ini Gambaran Kekuatan Militer Aliansi Mekkah, Punya 1,4 Juta Prajurit dan 3.400 Pesawat
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 15.26
Diteken Turki-Pakistan-Saudi, Apa Tujuan Pakta Pertahanan Makkah?
Detik.com · 12 Agustus 2026 pukul 12.46
Raja Salman Ungkap Pakta Mekkah dengan Turki dan Pakistan Kerja Sama Jangka Panjang
SINDOnews · 12 Agustus 2026 pukul 07.07