Jakarta · Rabu, 19 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

PBB Sebut hanya Tiga Persen Lahan Pertanian di Gaza yang Bisa Diakses dan Tidak Rusak

Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO) PBB memperingatkan bahwa hanya tiga persen lahan pertanian di Jalur Gaza yang masih dapat diakses dan tidak rusak, berdasarkan analisis citra satelit. Sejak Oktober 2025, luas lahan pertanian yang dapat diakses dan layak digarap turun dari 601 hektare menjadi 448 hektare, atau penurunan 25,5 persen. Sebanyak 3.643 hektare lahan lainnya dapat diakses namun terlalu rusak untuk digarap tanpa rehabilitasi. FAO menyampaikan bahwa tanpa tindakan mendesak untuk memulihkan akses aman dan mendukung para petani, peluang memulihkan produksi pangan lokal akan terus berkurang. Pembatasan impor barang pertanian juga menghambat pemulihan, terutama bagi peternak yang kesulitan mendapatkan pakan dan perlengkapan veteriner. Ketersediaan rumah kaca juga menurun 17,3 persen sejak Oktober 2025, tersisa 224 hektare yang dapat diakses dan tidak rusak. Penurunan akses ini terutama disebabkan oleh perluasan "Garis Kuning" yang memisahkan zona gencatan senjata dari wilayah militer Israel. Konflik di Gaza dimulai pada 7 Oktober 2023, dengan lebih dari 73.000 orang tewas menurut kementerian kesehatan Palestina. Sebelum konflik, sektor pertanian menyumbang sekitar 10 persen dari perekonomian Gaza dan menopang lebih dari 560.000 orang.

Peristiwa ini diliput 3 media — baca rangkuman gabungannya

Diberitakan juga oleh


Berita terkait