Pemerintah Masih Tunggu DPR Bahas RUU Pemilu Sebelum Susun DIM
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyatakan bahwa pemerintah belum membahas RUU Pemilu yang mengatur ambang batas parlemen dan calon presiden. Pemerintah bersikap pasif menunggu DPR menyelesaikan pembahasan RUU tersebut terlebih dahulu. Setelah DPR selesai, pemerintah akan menyusun Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) sebagai langkah selanjutnya. RUU Pemilu merupakan inisiatif DPR, sehingga pemerintah menunggu usulan dari DPR sebelum dapat bertindak. Menurut Supratman, ada kebiasaan yang sudah mapan di mana RUU Pemilu biasanya diusulkan oleh DPR, sementara RUU Partai Politik disusun oleh pemerintah. Karena RUU Pemilu saat ini sedang dibahas di DPR, pemerintah menunggu kesepakatan dari DPR sebelum melangkah lebih jauh. DPR juga akan mengadakan pertemuan dengan partai politik non-parlemen untuk membahas RUU Pemilu. Pertemuan ini semula akan dilaksanakan hari ini, namun dijadwalkan ulang untuk Jumat mendatang guna mengakomodasi lebih banyak partai non-parlemen yang mengajukan permohonan pertemuan. Wakil Ketua DPR, Hasyim Muzaidin (Dapen), menyampaikan bahwa audiensi ini akan didampingi oleh pimpinan Komisi II DPR.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 29 September 2026 pukul 18.08
Komisi II DPR Sahkan Panja Penyusunan RUU Pemilu
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 17.02
Menkum Ungkap Sikap Pemerintah soal Pengaturan Syarat Pilpres 2029
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 12.55
DPR Batal Kumpulkan Koalisi Partai Non-Parlemen soal RUU Pemilu
JPNN.com · 29 September 2026 pukul 10.38
Prabowo Minta Biaya Haji Tak Memberatkan Jemaah
Berita terkait
Demokrat: Ambang Batas Parlemen Menguat di 4 sampai 5 Persen
CNN Indonesia · 16 September 2026 pukul 08.27
RUU Pemilu, Demokrat Ungkap Sudah Ada Pertemuan Para Sekjen
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 12.40
Komisi II DPR Resmi Bentuk Panja RUU Pemilu
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.42
Subsidi BBM-Listrik Dipangkas Jadi Rp 261 T Tahun Depan
Detik.com · 29 September 2026 pukul 13.55