Pemkab Aceh Tenggara Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Jelang Musim Hujan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara memperkuat kesiapsiagaan bencana menjelang musim hujan setelah banjir susulan pada September 2026 menyebabkan kerusakan pada jalan, jembatan, tanggul, irigasi, dan lahan pertanian. Untuk menghadapi ancaman ini, Pemkab mengajukan empat ekskavator melalui skema pinjam pakai, terdiri dari satu unit long arm dan tiga unit standar, untuk kegiatan normalisasi sungai, pengerukan sedimentasi, pembersihan material, penutupan tanggul jebol, dan pemulihan irigasi. Pemkab juga siap menanggung biaya operasional alat serta mengajukan tambahan geobag sebagai perlindungan sementara pada tanggul yang rusak.
Banjir sebelumnya berdampak pada 103 keluarga atau 411 jiwa tanpa korban jiwa atau pengungsian. Guna penanggulangan, Pemkab bersama BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait melakukan kaji cepat, penurunan alat berat, pembersihan, penutupan tanggul, pembuatan posko lapangan, dan distribusi bantuan. Kebutuhan ini dicatat dalam monev Satgas PRR Pascabencana Sumatera pada 2-4 Oktober 2026, yang meninjau tujuh lokasi terdampak untuk memastikan penanganan darurat dan permanen dapat dilaksanakan secara terkoordinasi.
Lokasi kritis meliputi Jembatan Mbarung yang kembali putus, Sungai Lawe Bulan, Lawe Kisam, Lawe Kinga, dan Lawe Alas. Di Sungai Lawe Kisam, sedimentasi mengancam irigasi yang melayani 246 hektare lahan pertanian. Tanggul di Dusun Nasi dan Desa Pancar Iman masih membutuhkan penguatan. Solusi permanen meliputi peninggian dan pelebaran jembatan serta normalisasi sungai. Pemkab akan melengkapi data teknis dan rencana anggaran untuk pengajuan ke Bappenas pada Oktober 2026 gunanya dapat dimasukkan dalam program nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 6 Oktober 2026 pukul 09.43
Membangun kembali mimpi lewat revitalisasi sekolah
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 05.15
Pramono Bakal Bangun Saringan Sampah di 11 Sungai Jakarta
ANTARA News · 5 Oktober 2026 pukul 15.01
Menguji kelayakan investasi pesisir
Berita terkait
Nepal Butuh Rp 88 T untuk Pulihkan Infrastruktur usai Banjir Bandang
kumparan · 30 Agustus 2026 pukul 06.25
Satgas PRR Ungkap Progres Pembangunan Jalan-Huntap Terdampak Bencana Sumatera
Detik.com · 5 Oktober 2026 pukul 16.38
Oktober Baru Hitungan Hari, RI Dilanda Berbagai Bencana
CNBC Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 11.30
Komisi D DPRD Harap Dana Cadangan DKI untuk Penanganan Banjir dan Perumahan
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 18.44