Di Depan AHY, Pramono Singgung APBD Jakarta Dipotong: Jangan Nambah Lagi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka Jakarta Asset Forum and Expo (JAFEX) 2026 di Jakarta Selatan, Selasa (11/8/2026), dihadiri Menteri Koordinator Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono. Pramono menjelaskan perlunya skema creative financing karena pembangunan Jakarta tidak bisa lagi hanya mengandalkan APBD. Pemprov DKI menargetkan menerbitkan obligasi daerah sekitar Rp 5,2 triliun tahun depan, nominal yang dinilai masih mampu ditangani oleh Jakarta.
Pramono menyoroti kondisi APBD Jakarta yang mengalami pemotongan dan berharap pemotongan tidak bertambah, sambil menegaskan bahwa pembangunan tidak akan sepenuhnya bergantung pada APBD. Strategi pembiayaan kreatif yang akan dimanfaatkan meliputi koefisien luas bangunan (KLB), sertifikat laik fungsi (SLF), surat persetujuan prinsip pembebasan lahan (SP3L), serta obligasi daerah atau municipal bond. Upaya ini bertujuan agar pembangunan Jakarta sebagai kota global tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 07.05
Usai Jakarta, Bali Ingin Terbitkan Obligasi Daerah-Ada Apa?
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.49
Bukan Rp1, Pramono Ubah Tarif Transportasi DKI 17 Agustus Jadi Rp8
Liputan6.com · 13 Agustus 2026 pukul 05.31
Pramono Izinkan Wartawan Liput TPS Ilegal, Siap Beri Pengawalan
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 01.00
Pramono Minta Beri Sanksi ke Pembuang Sampah Ilegal di Cilincing
Berita terkait
Pramono Masih Tunggu Pemerintah Pusat soal Obligasi Jakarta
Detik.com · 30 September 2026 pukul 19.02
Purbaya: Uang Jakarta Sudah Kebanyakan
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 04.01
Ekonom CORE Sebut Rencana Obligasi Daerah Pemprov DKI Masuk Akal, Ini Alasannya
JPNN.com · 11 September 2026 pukul 17.56
DKI Jakarta Mau Terbitkan Obligasi, Ekonom Ingatkan Hal Ini
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 15.05