Penerima Bansos Terindikasi Judi Online Tak Langsung Dicoret, Beri Kesempatan Klarifikasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kementerian Sosial tidak langsung mencoret penerima bansos yang terindikasi terlibat judi online. Menteri Sosial Gus Ipul menegaskan pihaknya memberikan kesempatan klarifikasi kepada para penerima manfaat untuk memastikan akurasi data. Langkah ini dilakukan setelah Kemensos menerima data dari PPATK yang menunjukkan lebih dari 1,4 juta penerima bansos terindikasi melakukan transaksi judi digital. Proses penyisiran dan verifikasi dianggap penting karena aktivitas judi online sering kali tidak dilakukan oleh pemilik rekening, melainkan oleh anggota keluarga seperti anak, cucu, suami, atau istri yang terdaftar dalam satu KK. Beberapa penerima manfaat sudah terbukti menghentikan aktivitas taruhan digital sejak tahun lalu. Verifikasi lapangan sedang berjalan untuk sebagian data penerima manfaat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 4 September 2026 pukul 09.30
Kemensos Dalami 1,4 Juta Penerima Bansos yang Terindikasi Main Judol
kumparan · 4 September 2026 pukul 09.30
Penerima Bansos Terindikasi Judol, Gus Ipul: Akan Diberi Kesempatan Klarifikasi
VOI · 3 September 2026 pukul 12.15
12.800 KPM Bansos di Serang Terindikasi Judol, 400 Ajukan Sanggahan
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 23.26
Ribuan Penerima Bansos di Bantul Terindikasi Bermain Judol
Berita terkait
Gus Ipul Tegaskan Bansos Bukan untuk Judol, Tangguhkan 1,49 Juta Penerima
kumparan · 19 Agustus 2026 pukul 09.00
Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
CNN Indonesia · 6 Agustus 2026 pukul 12.59
Kemensos Tangguhkan 1,49 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judi Online
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 21.46
Fenomena KTP Warga Tak Mampu Dicatut Judi Online, Gus Ipul: Bansos Tetap Kita Salurkan
JawaPos · 2 September 2026 pukul 18.00