Penjualan Melesat 50,3%, MARK Bukukan Laba Bersih Rp183,9 Miliar di Semester I-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk, produsen cetakan sarung tangan terbesar di dunia, mencatat kinerja keuangan solid pada semester I-2026. Penjualan bersih meningkat 50,3% menjadi Rp572,20 miliar dari Rp380,81 miliar periode sama tahun lalu, didukung permintaan pasar kuat dan efisiensi operasional. Laba usaha naik 35,1% menjadi Rp218,24 miliar, laba sebelum pajak tumbuh 42,3% menjadi Rp238,80 miliar, dan laba bersih meningkat 40,1% menjadi Rp183,92 miliar dari Rp131,29 miliar.
Pada kuartal II-2026, pertumbuhan semakin akselerasi dengan penjualan bersih melonjak 80,8% menjadi Rp321,36 miliar dan laba bersih naik 64,0% menjadi Rp100,49 miliar. Margin laba kotor turun menjadi 45,3% dari 51,2% akibat kenaikan harga pokok penjualan, tetapi margin laba usaha tetap sehat 38,1% berkat pengendalian biaya.
Fundamental neraca kuat: total aset Rp1,02 triliun, ekuitas Rp894,63 miliar, dan liabilitas rendah Rp129,89 miliar. Presiden Direktur Ridwan Goh menyebut pencapaian ini menunjukkan keberhasilan strategi merespons permintaan global dan menjaga disiplin operasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 31 Juli 2026 pukul 21.15
Bantah Isu Babinsa, Purbaya Luruskan soal Penagihan Pajak
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 21.00
Bos Kadin Ungkap Komponen Tesla-IKEA Ternyata Made in RI!
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.44
Rugi Air Asia Bengkak Jadi Rp 1,45 T Semester I-2026, Kenapa?
CNBC Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 14.35
Superbank Cetak Cuan, tapi Saldo Defisit Laba Masih Tebal
Berita terkait
Purbaya: Penerimaan pajak tumbuh 30 persen per Agustus 2026
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 20.31
Ecommerce Pungut Pajak Pedagang Online Ditunda 2 Bulan
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 19.55
Prabowo Bongkar Borok BUMN: Kerja Seenaknya hingga Poles Laporan Keuangan
SINDOnews · 14 Agustus 2026 pukul 14.05
Indonesia Cyber Protection 2026 Dorong Industri Keuangan Perkuat Ketahanan Siber Berbasis Era AI
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 13.57