Penyimpanan Aset Makin Canggih, KPK Berangkatkan Pegawainya Belajar Kripto
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengirimkan pegawainya untuk mengikuti pelatihan pemahaman aset kripto. Ketua KPK Setyo Budiyanto mengatakan pelatihan diberikan kepada pegawai di Kedeputian Penindakan, Kedeputian Informasi dan Data, serta unit kerja lainnya. Pelatihan ini berjangka singkat hingga menengah dan bertujuan agar penyidik memahami perubahan di sektor jasa keuangan.
Setyo menjelaskan bahwa许多 perkara yang diusut KPK kini menggunakan cara penyimpanan aset yang tidak konvensional. Aset dan uang tidak lagi disimpan melalui safe deposit box atau perbankan tradisional, melainkan melalui kripto. Hal ini menjadi tantangan baru bagi penegak hukum dalam melacak aset korupsi.
Dengan pelatihan ini, KPK berharap penyidiknya tidak tertinggal dalam mengusut perkara yang melibatkan aset digital. Pemahaman tentang kripto dianggap penting agar proses penindakan tetap efektif meskipun metode penyimpanan aset terus berkembang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 1 Agustus 2026 pukul 18.32
Bittime Ungkap Tren Diversifikasi Aset Digital di Tengah Pemulihan Pasar Kripto
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 18.18
KPK Tindak Lanjuti 57 Laporan LHKPN Terindikasi Tak Sesuai Profil
Liputan6.com · 30 Juli 2026 pukul 18.04
Ketua KPK Buka Suara Anak Buah Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Berita terkait
Adopsi Kripto RI Peringkat 14 Global, Aktivitas Derivatif Capai Rp3,41 Triliun
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 18.41
OJK Catat 22,93 Juta Akun Kripto, Industri Aset Digital Kian Berkembang
SINDOnews · 25 September 2026 pukul 22.12
Pemprov Pemprob DKI dan KPK Ajak Generasi Muda Belajar Antikorupsi Sejak Dini
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 15.00
Simbol Antikorupsi DKI Kini Dipertanyakan: Ahok vs Rekam Jejaknya Sendiri
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 11.40