Ketua KPK Buka Suara Anak Buah Jadi Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311601/original/051710400_1785409436-IMG_20260730_153642_5.jpg)
Ketua KPK Setyo Budiyanto angkat bicara soal ditangkapnya staf administrasi KPK, Setya Budi Dias, sebagai tersangka pemerasan terhadap Bupati Pemalang Anom Widyantoro. Dias bersama ayahnya, Lilik Budi Suprianto, diduga bekerja sama memeras Bupati Anom. Dias memberikan bocoran informasi penanganan perkara kepada ayahnya, lalu Lilik mendekati Bupati dan mengiming-imingi penyelesaian kasus asal dibayar. Dias sendiri merupakan pegawai KPK yang berasal dari institusi kepolisian.
Setyo menegaskan pimpinan KPK tidak tinggal diam dan akan melakukan evaluasi internal agar kasus serupa tidak terulang. KPK akan memperketat akses dokumen dari tingkat penyelidik hingga pimpinan. Setiap dokumen akan dilengkapi log atau catatan riwayat yang mencatat siapa yang mengakses, jam berapa, dan berapa lama dokumen dilihat, sehingga pimpinan bisa melacak jika ada kebocoran informasi. Langkah ini diambil untuk menjaga kerahasiaan perkara yang sedang ditangani.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 19.40
Janggal, Ada Pesan Terhapus Pegawai KPK dan Ayahnya di Kasus Pemalang
CNN Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 08.07
Siasat Pegawai KPK dan Ayah Peras Bupati Pemalang Anom Widiyantoro
Detik.com · 30 Juli 2026 pukul 18.45
KPK Usut Oknum Stafnya Urus Perkara Lain Selain Bupati Pemalang
CNN Indonesia · 30 Juli 2026 pukul 17.26
Kongkalikong Anggota Polri di KPK dan Ayahnya Peras Bupati Pemalang
Berita terkait
KPK Sita Mobil Wanita yang Sempat Kena OTT Bareng Bupati Pemalang di Jakarta
Detik.com · 17 September 2026 pukul 21.46
KPK Panggil Kadisdikpora Pemalang Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Anom
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.44
KPK panggil mantan Kepala Disdikpora Pemalang dan lima saksi lain
ANTARA News · 11 September 2026 pukul 14.25
KPK Dalami Dugaan Tarif Promosi Jabatan di Pemkab Pemalang
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 14.47