Perang Memanas, Houthi Kendalikan Seluruh Garis Pantai Laut Merah Yaman
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kelompok Houthi berhasil menyapu bersih wilayah terakhir di pesisir Laut Merah Yaman setelah serangan selama 18 jam. Pasukan pemerintah Yaman yang didukung koalisi Arab Saudi telah meninggalkan kota Mocha, sehingga para pejuang Houthi hanya menghadapi sedikit perlawanan saat bergerak ke selatan. Houthi kemudian merebut Dhubab dan Murad, kota pesisah terakhir yang sebelumnya dikuasai pemerintah Yaman.
Pasukan angkatan laut Yaman yang didukung Saudi mencoba melawan dengan merebut Pulau Mayyun di Selat Bab al-Mandeb dan bertempur untuk menguasai Pulau Zuqar, namun pertarungan masih berlangsung. Kendati demikian, kontrol penuh Houthi atas seluruh garis pantai Laut Merah Yaman menandai momen penting dalam konflik yang telah berlangsung bertahun-tahun.
Menurut Mohamad Elmasry, profesor di Doha Institute for Graduate Studies, keberhasilan Houthi mencerminkan peningkatan kemampuan militer yang signifikan. Houthi tidak hanya memiliki petarung lapangan yang tangguh, tetapi juga telah memperoleh persenjataan dari Iran, termasuk sistem pertahanan udara, rudal, dan pesawat nirawak (drone) yang canggih.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 11 September 2026 pukul 14.03
Diminta Putra Mahkota Arab Saudi untuk Serang Houthi, Trump Menolak!
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 21.21
Houthi Rebut Kota Pelabuhan Kunci di Laut Merah
CNBC Indonesia · 11 September 2026 pukul 07.00
Perang Menggila-Minyak Bisa Kiamat: Usai Hormuz, Laut Ini dalam Bahaya
CNBC Indonesia · 10 September 2026 pukul 08.05
Siaga Perang Nyebar ke Mana-Mana: AS-Iran, Saudi-Houthi, Pakistan
Berita terkait
Tentara Yaman Klaim Lancarkan 181 Operasi terhadap Houthi dalam 24 Jam
VOI · 17 Agustus 2026 pukul 10.30
Houthi Rebut Kota Strategis al-Makha, Pukulan Telak bagi Pasukan Yaman yang Didukung Arab Saudi
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 18.20
Perang Yaman Berkecamuk! Pemberontak Houthi dan Pasukan Pro-Saudi Berebut Sanaa dan Laut Merah
SINDOnews · 10 September 2026 pukul 04.40
Timur Tengah Memanas! Houthi Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan
CNBC Indonesia · 8 September 2026 pukul 20.10