Percepat Pengembangan Panas Bumi, Bahlil Pangkas Izin-Kasih Insentif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan energi panas bumi (geothermal) sebagai bagian dari strategi kedaulatan dan ketahanan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan perizinan menjadi kendala utama, hanya 10-13% cadangan geothermal yang dimanfaatkan. Ia memangkas tahapan regulasi dan berkolaborasi dengan kementerian lain untuk memberikan insentif pajak dengan merubah PP dan Perpres. Bahlil menekankan pentingnya komitmen pengusaha untuk tidak menunda konsesi dan mematuhi program penghentian sementara yang dapat memperpanjang masa kontrak.
Bagikan
Berita terkait
Bakal Jadi Andalan, 88% Cadangan Panas Bumi RI Belum Dimanfaatkan
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 14.34
Perusahaan Ini Kantongi Izin Fasilitas Kawasan Berikat dari Bea Cukai
JPNN.com · 19 Agustus 2026 pukul 16.18
Berencana Evaluasi Aturan Berbelit Geothermal, Bahlil: Perlu Kolaborasi Regulator dan Pengusaha
VOI · 19 Agustus 2026 pukul 16.05
Potensi Panas Bumi RI Terbesar di Dunia, Bahlil Siapkan Insentif Pajak
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 15.27