Percepat Pengembangan Panas Bumi, Bahlil Pangkas Izin-Kasih Insentif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia mempercepat pengembangan energi panas bumi (geothermal) sebagai bagian dari strategi kedaulatan dan ketahanan energi nasional. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan perizinan menjadi kendala utama, hanya 10-13% cadangan geothermal yang dimanfaatkan. Ia memangkas tahapan regulasi dan berkolaborasi dengan kementerian lain untuk memberikan insentif pajak dengan merubah PP dan Perpres. Bahlil menekankan pentingnya komitmen pengusaha untuk tidak menunda konsesi dan mematuhi program penghentian sementara yang dapat memperpanjang masa kontrak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 14.44
Dana Panas Bumi Dipertanyakan, ESDM Minta Manfaatnya Sampai ke Masyarakat
CNN Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.19
ESDM Sebut Energi Panas Bumi Bisa Saingi Batu Bara, Ini Alasannya
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 03.00
Bahlil Mau Kasih Insentif Pajak untuk Percepat Proyek Geothermal di RI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.11
Bahlil Siapkan Insentif Pajak untuk Pengusaha Geothermal, PP dan Perpres Bakal Direvisi
Berita terkait
ESDM Buka Suara soal PLTP Gunung Ungaran dan Candi Gedong Songo
JPNN.com · 18 September 2026 pukul 15.40
Ramai Ditolak Warga, ESDM Buka Suara soal PLTP Ungaran
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 16.18
Kementerian ESDM Masih Kaji PLTP Gunung Ungaran, Pengembangannya Bertahap
kumparan · 2 September 2026 pukul 12.16
Video: PGE Perkuat Fundamental Keuangan Menju Kapasitas Listrik 1,8 GW
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 16.00